Unduh PDF Unduh PDF Ralph Waldo Emerson pernah berkata, "Bumi tersenyum kepada bunga-bunga." Anda dapat menciptakan kegembiraan dan keceriaan di rumah dengan menanam bunga-cara alam untuk menunjukkan kebahagiaan. Ikuti langkah-langkah berikut untuk menciptakan sebuah lokasi favorit yang dihiasi dengan bunga-bunga. 1Ambil tanah terbaik. Sama seperti tanaman, bunga membutuhkan tanah yang baik untuk dapat tumbuh kuat dan sehat. Terlepas dari apakah Anda menanam bunga di pot atau kebun, tanah yang baik adalah suatu keharusan. Cari tahu media tanam terbaik untuk bunga pilihan Anda dan cobalah mencari lokasi atau campuran media yang sesuai. 2 Pilih lokasi. Bunga biasanya mudah tumbuh, namun tidak dapat tumbuh di mana saja. Daerah dengan terlalu banyak sinar matahari langsung atau terlalu banyak naungan tidak sesuai untuk sebagian bunga. Carilah lokasi yang memiliki matahari sekaligus naungan. Jika Anda ingin menanam tanaman tertentu, cari tahu cahaya yang sesuai untuk tanaman itu dan pilih rencana yang sesuai. Anda mungkin saja memilih lokasi dengan matahari lebih banyak atau lebih sedikit daripada yang seharusnya. Untuk menanam beberapa jenis bunga, pilihlah bunga dengan persyaratan cahaya/naungan yang seragam, sehingga dapat tumbuh seimbang di lokasi yang sama. 3 Putuskan bunga yang akan ditanam. Kunjungi pusat berkebun lokal untuk memilih bunga yang paling sesuai untuk kebung. Menanam biji, tanaman kecil, kecambah, atau potongan tanaman membutuhkan proses yang hampir sama, jadi fokuslah pada bunga yang Anda sukai dan yang akan mempercantik tampilan halaman. Lihat tanda yang melekat di paket bunga atau benih untuk memastikan bunga yang tepat. Carilah ukuran pertumbuhan maksimal bunga. Apakah akan menjadi sangat besar dan lebat, atau tetap relatif kecil? Apakah akan tumbuh ke atas dan menjadi tinggi atau menjalar seperti pohon anggur? Tanyakan tentang bunga asli sebelum melihat semua varietas yang tersedia. Bunga asli telah dikenal dapat tumbuh subur di tanah, suhu, dan zona kelembaban lokasi Anda. Periksa apakah bunga tumbuh adalah sepanjang masa atau tahunan. Bunga yang hanya mekar sekali setahun harus ditanam kembali setiap tahun, namun memiliki warna-warna cerah dan bunga yang indah. Bunga sepanjang masa tumbuh setiap tahun tanpa perlu ditanam kembali dan akan terus tumbuh lebih besar dari waktu ke waktu. Bacalah tanda untuk persyaratan penyiraman. Sebagian bunga sering membutuhkan air, sementara sebagian lainnya jarang. Jika Anda ingin menanam beberapa jenis bunga, pilihlah yang memiliki kebutuhan air yang sama.[1] 4 Tanamlah pada waktu yang tepat. Bahkan dengan tanah yang sempurna, lokasi yang ideal, dan bunga yang sehat, kebun Anda tidak akan indah jika Anda tidak menanam di waktu yang tepat. Bunga tidak dapat tumbuh pada cuaca yang terlalu dingin atau sangat panas, jadi tanamlah di waktu di antara periode tersebut musim semi. Meski menanam di musim semi kelihatannya mudah, Anda harus memilih waktu yang tepat. Tanamlah bunga sampai setidaknya dua minggu setelah lapisan es terakhir, dan hindari menanam hingga suhu di malam hari secara teratur tetap berada di atas titik beku. Gunakan kalender petani untuk mencari waktu terbaik untuk menanam bunga. Karena perbedaan cuaca di lokasi yang berbeda, bunga bisa ditanam di bulan Februari hingga Juli. Lebih baik berhati-hati daripada menyesal. Daripada tanaman Anda menjadi beku, tanamlah beberapa minggu setelahnya bukan sebelumnya. Masa mekar mungkin menjadi lebih pendek, namun bunga lebih sukar untuk mati. Iklan 1Gali lubang. Jika Anda menanam biji, Anda harus menggali lubang sedalam atau selebar 5-7,5 cm. Bunga transplantasi/pot membutuhkan lubang sedalam bola akar. Bunga tidak perlu ditanam dengan tanah, jadi tidak perlu menanam sedalam mungkin. 2Keluarkan bunga. Terutama untuk bunga pot transplantasi. Saat bunga masih dalam pot plastik, sirami banyak air untuk membasahi tanah. Lalu tarik bunga dari pot dan pecahkan bola akar secara lembut dengan jari. Ini akan membantu akar bunga untuk tumbuh ke dalam tanah, daripada tumbuh berbentuk benjolan. 3Berikan gizi pada bunga. Masukkan makanan lepas lambat pada bunga mirip dengan pupuk untuk membantu tanaman baru tumbuh dengan cepat. Tambahkan beberapa sendok makan ke dasar lubang, dan masukkan dengan lembut ke dalam tanah dengan jari. 4Tanamlah bunga. Tempatkan setiap tanaman ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan. Gunakan tangan untuk mengisi ruang kosong di sekitar setiap bunga dan tutupi bagian atas bola akar. Hindari menambahkan banyak tanah ke atas bunga; batang bunga tidak boleh tertutup.[2] Iklan 1Sirami bunga secara teratur. Bila hujan tidak terjadi setiap hari, sirami air pada bunga. Dengan menggunakan penyiram, sirami air beberapa sendok makan ke setiap tanaman dari beberapa sentimeter di atas bunga untuk menghindari kerusakan pada kelopak atau daun. Anda juga bisa menggunakan penyiram otomatis untuk menyirami bunga. 2Buanglah gulma. Bunga Anda yang seharusnya menjadi fokus di kebun kecil, jadi jangan biarkan gulma ada! Jika gulma terlihat, tariklah dari tanah di sekitar bunga. Gulma bukan hanya tidak terlihat menarik, namun juga akan mengambil nutrisi dari tanah dan ruang di tanah yang bunga butuhkan untuk tumbuh sehat. 3Potonglah bunga. Setiap kali bunga mekar mati atau menjadi tua dan layu, potonglah. Memotong bunga dan daun mati akan merangsang pertumbuhan baru dan menjadikan bunga Anda tampak lebih cantik daripada sebelumnya. 4Berikan penyangga. Jika bunga tumbuh tinggi, suatu saat bunga akan terlalu berat untuk bisa berdiri sendiri. Tambahkan tiang atau cabang bambu bercabang tegak di tanah agar tanaman dapat bersandar atau menjalar. Ini akan sangat membantu dan diperlukan oleh bunga viney yang menjalar . 5Pikirkan untuk merelokasi. Jika terus tumbuh, suatu saat bunga akan menjadi terlalu luas di lokasi tanam. Anda dapat memindahkannya ke lokasi yang lebih besar dan menanam bunga baru ke lokasi lama. Ini akan menjaga kebun untuk tetap ramai, sehat, dan cantik![3] . Iklan Saat membeli tanaman, bawalah selembar kertas putih dan letakkan di bawah daun. Guncang tanaman dengan perlahan. Jika hama atau daun busuk jatuh, jangan beli tanaman karena akan menginfeksi tanaman lain di kebun. Jika memiliki hewan peliharaan, berikan penghalang di areal tanam untuk mencegah hewan menginjak-injak bunga yang baru ditanam. Iklan Peringatan Sebagian bunga beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Jika Anda tidak yakin, jauhkan bunga tersebut dari anak-anak dan hewan peliharaan. Ikuti instruksi pada penanda plastik kecil. Pastikan bunga ditanam di bawah sinar matahari atau naungan, tergantung yang dibutuhkan oleh bunga. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Budidaya Sayuran Kol - Budidaya kol sangat baik dilakukan di dataran tinggi dengan ketinggian antara 1000-3000 mdpl dari permukaan laut. Akan tetapi sekarang banyak yang membudidayakan sayuran kol didataran rendah. Nah, bagi kalian yang ingin membudidayakan sayuran kol di dataran rendah berikut ini beberapa jenis varietas kol yang cocok antara lain Grand 22 Chia Thai Seed, Green Helmet Sakata Seed dan lain merupakan sayuran dengan kandungan gizi yang banyak sekali bagi kesehatan tubuh. Selain memiliki rasa yang enak banyak orang yang ingin mengkonsusi sayuran kol karena memiliki kandungan gizi untuk kesehatan. Dengan segudang manfaat serta kelebihannya, maka banyak sekali orang yang menanam serta membudidayakan sayuran kol. Nah, dalam budidaya sayuran kol kalian juga harus memperhatikan tahapan yang baik dan benar agar bisa menghasilkan sayuran yang berkualitas, untuk itu kami akan memberikan informasi tentang cara budidaya sayuran kol yang baik dan benar. Persemaian Dalam budidaya sayuran kol kalian harus menyiapkan tempat untuk menyemai benih sayuran kol. Tempat persemaian sayuran kol berupa bedengan dengan media semai kira-kira setebal cm, yang dibuat dari pupuk organik dan tanah halus dengan perbandingan 11 serta diberi naungan. Kemudian benih direndam dalam larutan Frevikur N 0,1% selama kurang lebih 2 jam lalu keringkan. Ketika tempat untuk persemaian disediakan siram dahulu, lalu kalian tinggal sebar benih secara merata di atas bedengan persemaian kemudian ditutup dengan media semai, sebaiknya diberi naungan. Nah, setelah benih yang tadi disebar tumbuh, kemudian kalian pindahkan kedalam bumbunan yang terbuat dari daun pisang/pot plastik dengan media yang sama. Persiapan Lahan Dalam persiapan lahan kalian harus melakukan pengolahan tanah dengan cangkul kira-kira sedalam 20-30 cm dan buat bedengan membujur dari Barat ke Timur dengan lebar 100-120cm, tinggi 30 cm dan panjang sesuai keadaan lahan. Jarak antara bedengan yang baik dilakukan kira-kira 40 cm. Selanjutnya setelah bedengan disiapkan lakukan pengapuran kapur kalsit/dolomite 2-4 minggu sebelum tanam. Cara Menanam Untuk cara menanam sayuran kol kalian memberikan jarak tanam 50x50 cm untuk jenis bertajuk lebar dan 45x65 cm untuk jenis bertajuk tegak. Penanaman bibit yang telah memiliki 3-5 helai daun atau berumur satu bulan dilakukan pada waktu pagi atau sore hari, satu lubang tanam diisi satu bibit. Pemupukan Dalam pemupukan kalian harus rutin memberikan pupuk pada sayuran kol, untuk pemupukan sebelum penanaman tiga hari sebelum tanam kalian harus memberikan pupuk organik yang berupa campuran kotoran ayam yang telah difermentasi. Kemudian dua minggu setelah tanam kalian juga berikan pupuk susulan berupa Urea, SP-36 dan KCl. Selanjutnya empat minggu setelah tanam berikan pupuk susulan lagi berupa Urea. Pemeliharaan Penyulaman dilakukanpada tanaman rusak tidak sehat atau yang mati, sampai tanaman berumur 10 hari. Penyiangan pada umur 2 dan 4 minggu setelah tanam disesuaikan dengan keadaan gulma. Perempelan seawal mungkin agar ukuran dan kualitas bunga terbentuk optimal. Setelah terbentuk massa bunga, daun tua diikat agar massa bunga ternaungi dari cahaya matahari untuk mempertahankan warna bunga supaya tetap dan Penyiraman diberikan pada pagi atausore hari. Pada musim kemarau penyiraman 1-2 kali sehari terutama saat fase pertumbuhan awal dan pembentukan bunga. Pengendalian Hama dan Penyakit Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman dengan cara terpadu pergiliran tanaman dengan tanaman selain famili Cruciferae, menyebarkan mikroba musuh alami. Pengendalian penyakit dilakukan dengan memilih bibit bebas penyakit, sanitasi kebun, rotasi tanaman, menghindari tanaman dari kerusakan mekanis/gigitan serangga, melakukan sterilisasi media semai/lahan kebun, pengapuran pada tanah masam dan mencabut tanaman yang terserang penyakit. Kalau terpaksa menggunakan pestisida, gunakan jenis pestisida yang aman mudah terurai seperti pestisidabiologi, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik. Penggunaan pestisida tersebut harus dilakukan dengan benar baik pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya. Panen dan Pasca panen Tanaman dipanen apabila bunga sudah padat dan kompak. dilakukan dengan memotong bagian pangkal batang dan sisakan 6-7 helai daun untuk pembungkus bunga. Tanaman yang baru dipanen, ditempatkan di tempat yang teduh agar tidak cepat layu. Dilakukan sortasi untuk memisahkan bagian tanaman tua, busuk atau sakit. Penyimpanan menggunakan wadah keranjang bambu, wadah plastik atau karton yang berlubang-lubang untuk menjaga sirkulasi udara. Itulah informasi tentang cara budidaya tanaman selada yang baik dan benar agar hasil yang di dapatkan sesuai harapan serta dapat menambah keuntungan yang menjanjikan mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !
Prosespanen brokoli ini dilakukan berdasarkan ukuran diameter kepala bunga. Brokoli yang bisa dipanen jika ukurannya sudah mencapai 30 cm, 25 - 30 cm, 20 - 25, dan 15 - 20 cm. Setelah itu brokoli bisa dipanen dengan cara yang benar dan letakkan brokoli di tempat yang teduh sebelum dilakukan proses selanjutnya yaitu proses penyortiran. Budidaya Bunga KolSyarat Tumbuh Tanaman KubisCara Menanam Bunga Kol Yang Baik Dan BenarPersiapan LahanPemupukanPemasangan MulsaPembuatan Lubang TanamanPenanamanPemeliharaanHamaPenyakitMasa Panen Kubis Budidaya Bunga Kol Kembang kol atau bunga kol adalah tanaman milik kelompok botrytis dari Brassica oleracea. Sebagai sayuran, tanaman ini umumnya dikenal sebagai kembang kol, yang merupakan terjemahan harfiah dari bahasa Belanda Bloemkool. Kata blumbol juga umum dikenal. Bunga kubis berbentuk mirip dengan brokoli. Perbedaannya adalah bahwa kol bunga memiliki banyak kepala bunga dan padat. Hanya “kepala” kembang kol yang biasa dimakan. Di pangkal kepala ada daun hijau tebal dan tersusun rapat. Bunga kubis juga mirip dengan kubis Romanesco. Kembang kol adalah sumber vitamin dan mineral dan biasanya dimakan dengan memasaknya terlebih dahulu, meskipun bisa juga dimakan mentah atau dijadikan acar. Syarat Tumbuh Tanaman Kubis Iklim Bunga kol adalah tanaman sayuran yang berasal dari daerah sub-tropis. Di tempat itu kisaran suhu untuk pertumbuhan kol bunga adalah minimal 15,5-18 derajat C dan maksimum 24 derajat C. Kelembaban optimal untuk tanaman blumkol adalah antara 80-90%. Dengan terciptanya kultivar baru yang lebih tahan terhadap suhu tinggi, budidaya kol bunga juga dapat dilakukan di dataran rendah 0-200 m dpl dan sedang 200-700 m dpl. Di dataran rendah, suhu malam yang terlalu rendah menyebabkan sedikit keterlambatan dalam pembentukan bunga dan periode panen yang lebih lama. Tanah Tanah liat berpasir lebih baik untuk budidaya bunga kol daripada tanah berlumpur. Tetapi tanaman ini toleran terhadap tanah berpasir atau berpasir. Keasaman tanah yang baik antara 5,5-6,5 dengan irigasi dan drainase yang memadai. Tanah harus subur, gembur dan mengandung banyak bahan organik. Ketinggian Tempat Di Indonesia, bunga kol sebenarnya hanya cocok untuk penanaman di daerah pegunungan, sejuk hingga dingin, di ketinggian m dpl. Cara Menanam Bunga Kol Yang Baik Dan Benar Persyaratan Benih Benih yang baik harus memenuhi persyaratan berikut Biji utuh, artinya tidak terluka atau tidak cacat. Benih harus bebas dari hama dan penyakit. Benih harus murni, artinya tidak dicampur dengan biji atau biji lain dan bersih dari kotoran. Biji diambil dari jenis unggul atau stek sehat. Mempunyai daya kecambah 80% sehingga untuk satu hektar kebun dibutuhkan 100-250 gram tergantung pada ukuran biji. Benih yang baik akan tenggelam jika direndam dalam air. Persiapan Benih Persiapan benih bertujuan untuk mempercepat perkecambahan benih dan meningkatkan ketahanan tanaman pada serangan penyakit. Metode persiapan adalah sebagai berikut Sterilkan benih, dengan merendam benih dalam larutan fungisida dengan dosis yang disarankan atau dengan merendam benih dalam air panas 55 derajat C selama 15-30 menit. Pemilihan benih, dengan merendam benih dalam air, di mana benih yang baik akan tenggelam. Rendam benih selama ± 12 jam atau hingga biji tampak pecah sehingga benih cepat berkecambah. Benih harus ditaburkan dan ditumbuk sebelum ditanam di ladang. Pembibitan dapat dilakukan di tempat tidur atau langsung di atap wadah. Bumbung dapat dibuat dari daun pisang, kertas makanan plastik atau polibag kecil. Persemaiaan Benih Bunga Kol Benih bunga kol harus disiram sebelum tanam. Pembibitan dilakukan dalam kotak pembibitan nampan, media pembibitan adalah campuran tanah, arang sekam dan kotoran kuda dengan rasio 1 1 1. Benih ditanam di kotak pembibitan nampan, benih dipelihara hingga 25-30 hari setelah pembibitan. Beberapa persyaratan untuk cara menerapkan pembibitan yang baik adalah Tanaman yang ditanam biasanya lemah, tidak kuat jika ditanam langsung di tempat tertentu Pembibitan adalah tempat tidur khusus, diberi atap yang teduh untuk mencegah curah hujan, tidak merusak benih yang masih lemah Pembibitan harus aman dari gangguan hewan Penyiraman dilakukan menggunakan Hand Sprayer Tanaman baru harus dipindahkan ke tempat mereka ditanam di lapangan setelah cukup kuat Lebih baik jika benih terlebih dahulu dipindahkan ke polybag, menunggu saat ditanam di area penanaman Persiapan Lahan Mengolah tanah bertujuan untuk memperbaiki kondisi tanah menjadi gembur, sehingga pertumbuhan akar tanaman maksimal. Pemrosesan lahan juga akan meningkatkan tekstur tanah. Tahapan persiapan lahan, yaitu Membuat bedengan dengan lebar 1 m, bedengan 30 m dan panjang sesuai tanah. Campur tanah dengan kedalaman 30-40 cm Pemupukan organik dan non-organik. Pemberian pupuk kandang diberikan sebelum mulsa dipasang dan diratakan di tanah. Pemberian SP 36, ZA, Kcl Pupuk organik dengan rasio 1 1 ½ berfungsi untuk mendukung tanaman vegetatif, metode pemupukan dengan meratakan tempat tidur dengan jarak 1 m dan diberi 100 g. Pemupukan Ketika membuat bedong terjadi, campurkan 12,5-17,5 ton / ha pupuk kandang ditambah dengan asumsi bahwa populasi tanaman per hektar adalah antara Selain itu, pupuk dasar dalam bentuk ZA, urea, SP-36 dan KCl dengan dosis 250 kg didistribusikan secara merata dan dicampur dengan tanah di bedengan. Setelah itu lubang tanam dibuat memakai cangkul. Pemasangan Mulsa Mulsa merupakan plastik untuk tempat tidur, ada 2 warna perak di atas, sedangkan hitam di bawah, fungsi mulsa meliputi Untuk menekan pertumbuhan gulma Tahan / jaga kelembaban Cegah / kurangi penguapan air Menghemat biaya tenaga kerja dalam penyiangan Memblokir refleksi untuk mengusir hama Fotosintesis melalui pantulan sinar matahari Pembuatan Lubang Tanaman Membuat lubang tanam untuk tanaman bunga kol, jarak tanaman yang digunakan adalah 50×50 cm. Dengan tempat tidur ditutupi dengan mulsa, yang telah dilubangi. Setelah itu, garis-garisnya 2-3 cm. Penanaman Benih di dalam bumbung daun pisang ditanam langsung tanpa mengeluarkan umbi. Jika Anda menggunakan kantong kertas plastik atau polybag, benih dihilangkan dengan membalik gudang dan membuang bijinya dengan hati-hati tanpa merusak akarnya. Satu biji ditanam di lubang tanam dan segera disiram sampai tanah menjadi basah dengan benar. Pemeliharaan Penyulaman Bila ada tanaman yang rusak atau mati, bordir bisa dilakukan sampai sebelum tanaman berumur sekitar 2 minggu. Penyiangan Penyiangan bersama dengan perataan dilakukan bersamaan dengan pemupukan berikutnya, yaitu pada 7-10 hari setelah tanam HST, 20 hari dan 30-35 HST. Penyiangan dan penggelembungan harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak terlalu dalam agar tidak merusak akar kol yang dangkal. Pada akhir pertumbuhan vegetatif memasuki periode berbunga penyiangan dihentikan. Pengairan dan Penyiraman Irigasi dilakukan secara teratur di pagi atau sore hari. Selama musim kemarau penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari, terutama ketika tanaman berada pada tahap awal pertumbuhan dan pembentukan. Pemupukan Selama masa pertumbuhan, tanaman diberikan 3 kali sebagai pupuk. Tambahan pupuk I diberikan 7-10 hari yang lalu yang terdiri dari 150 kg ZA / ha, 75 kg Urea / ha, 150 kg SP-36 / ha dan 75 kg KCl / ha di sekitar tanaman 10-15 cm dari batang lalu ditumpuk . Pupuk sekunder diberikan 20 hari yang terdiri dari 150 kg / ha, Urea 75 kg / ha, SP-36 75 kg / ha dan KCl 150 kg / ha dalam komposisi 20 cm dari batang kemudian ditumpuk. III Pupuk tambahan diberikan 30-35 hari yang terdiri dari 150 kg / ha ZA, 100 kg Urea / ha, dan 150 kg KCl / ha dalam susunan batang 25 cm kemudian ditumbuh tanah. Hama Ulat Plutella Plutella xylostella L. Ulat hijau ini memakan permukaan daun yang lebih rendah dengan meninggalkan tulang daun sehingga daunnya berlubang. Ulat Croci Crocidolomia binotalis Zeller Ulat hijau memiliki punggung hijau muda dan garis kuning di sisi perut. Akibat serangan ulat ini, massa bunga atau daun di sekitarnya menjadi berlubang. Ulat tanah Agrotis ypsilon Hufn. Ulat menyerang kubis dengan memotong titik pertumbuhan atau pangkal batang tanaman sehingga batang atau batangnya jatuh dan layu terutama pada siang hari. Kutu daun Aphis brassicae Kutu daun menyedot cairan sel sehingga daunnya menguning dan massa bintik-bintik memiliki bintik-bintik kotor. Biasanya, kutu ini hidup berkelompok di permukaan bawah daun atau pada massa bunga. Serangan berat biasanya terjadi pada musim kemarau. Ulat jengkal Trichoplusiana sp. dan ulat grayak Spodoptera sp. Panjang ulat adalah 4 cm, hijau pucat dan memiliki pita merah muda di setiap sisi tubuh sementara ulat grayak memiliki bintik-bintik segitiga hitam dan garis-garis kekuningan di sisi-sisinya. Keduanya menyerang daun selama musim kemarau sehingga daunnya rusak, daunnya hanya menyisakan tulang daun. Ulat grayak menyerang banyak tanaman dalam satu kelompok besar. Pengendalian hama dilakukan secara terpadu merotasi tanaman dengan tanaman selain keluarga Cruciferae, menyebarkan mikroba yang merupakan musuh alami dan menggunakan pestisida biologis dan kimia. Penyakit Busuk hitam Penyebab Xanthomonas campestris Dows bakteri. Penyakit ini merupakan benih infeksius seed born yang menyerang semua fase pertumbuhan kol bunga. Infeksi di lapangan melalui gigitan atau luka serangga. Gejala ada bercak coklat kehitaman pada daun, batang, batang, bunga dan massa bunga. Batang dan massa bunga menjadi busuk sehingga tidak bisa dipanen. Pembusukan lunak Penyebab Bakteri Erwinia carotovora Holland. Penyakit ini menyebabkan pembusukan lunak pada tanaman di kebun dan pasca panen. Infeksi terjadi setelah busuk hitam melalui luka di pangkal bunga yang hampir dipanen atau melalui akar yang terluka. Gelaja batang busuk atau pangkal bunga yang tiba-tiba. Akar bengkak Penyebab Jamur Plasmodiophora brassicae Wor. Gejala tanaman layu seperti kurang air dan segar di malam hari, lama-lama pertumbuhannya terhambat dan terhambat serta tidak bisa berbunga. Selain akar tanaman yang bengkak, ada juga flek hitam pada akarnya. Pengendalian hama dilakukan secara terpadu merotasi tanaman dengan tanaman selain keluarga Cruciferae, menyebarkan mikroba yang merupakan musuh alami dan menggunakan pestisida biologis dan kimia Masa Panen Kubis Panen bunga bunga kubis dilakukan setelah umur mencapai 60-90 hari sejak tanam, sebelum bunga mekar, dan saat tanaman masih hijau. Jika bunga mekar, tangkai bunga akan memanjang dan bunga kuning akan keluar. Baca Juga Cara Menanam Durian Cepat Berbuah Dan Jarak Tanamnya “Melimpah” Panduan Dan Cara Budidaya Lidah Buaya Agar Tumbuh Subur 16 Usaha Budidaya Tanaman Yang Menguntungkan Saat Ini 18 Cara Mudah Budidaya Pisang Kepok Yang Benar “Panen Melimpah” Potensi Perkebunan Di Indonesia Dan Komoditas Serta Hasil Terbesarnya Demikian Penjabaran Tentang 11 Cara Menanam Bunga Kol Yang Baik Dan Benar Serta Syarat Tumbuhnya Semoga Bermanfaat Bagi Pembaca SetiaUntukmembudidayakan bunga kol, awalnya hanya bisa ditanam di daerah yang memiliki temperatur minimum 15.50-180 C dan maksimum 240 C dengan kelembaban optimum antara 80-90%.. Tapi dengan diciptakannya kultivar baru yang tahan terhadap temperatur tinggi, membuat budidaya bunga kol juga dapat dilakukan di dataran rendah (0-200 m dpl) serta– Kol adalah varietas sayuran dari kultivar Brassica oleracea Brassica oleracea var. Capitata, var. Tuba, var. Sabauda atau var. Acephala. Ada tiga jenis warna kol yaitu hijau begitu pucat sehingga mereka disebut Forma Alba “putih”, Kale Forma Viridis dan violet merah Forma Rubra. Kol segar mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, beberapa vitamin B, vitamin C dan vitamin E. Kandungan vitamin C dalam kol cukup tinggi. Hal ini bisa bermanfaat untuk mencegah kulit kepala akut atau gating. Kol juga mengandung banyak mineral seperti kalium, kalsium, fosfor, natrium dan zat besi. Kol segar juga mengandung sejumlah senyawa yang dapat merangsang pembentukan glutathione, suatu zat yang diperlukan untuk menonaktifkan zat beracun dalam tubuh manusia. Budidaya Kol Cara Budidaya KolSyarat TumbuhPersiapan Lahan TanamPemupukan DasarPemasangan Mulsa PlastikJarak Tanam KolPersiapan BenihPenyemaian BenihPenanaman BibitPerawatan dan PemeliharaanPenyiramanPenyulamanPemupukan SusulanPenyianganHama dan PenyakitProses PanenShare thisRelated posts Syarat Tumbuh Kol membutuhkan tanah yang sarang dan tidak becek, gembur dan subur, mengandung banyak bahan organik dan memiliki pH sekitar 5,5 hingga 6,5. Kol relatif tahan terhadap suhu tinggi, tetapi ditanam di daerah pegunungan sekitar 400 m di atas permukaan laut di daerah tropis. Sebenarnya bisa juga ditanam di dataran rendah tetapi panen akan kecil dan tanaman sangat rentan terhadap ulat. Persiapan Lahan Tanam Lahan yang akan digunakan untuk menanam kol pertama kali dibersihkan dari gulma atau tanaman mengganggu lainnya. Tanah pada lahan ini kemudian digemburkan dengan dicangkul atau membajak hingga kedalaman sekitar 20 cm hingga 30 cm. Selanjutnya, buat bedengan selebar 1 meter, tinggi sekitar 20 cm – 30 cm, dan panjang yang sesuai dengan lahan dan tentukan jarak antara bedengan sekitar 30 cm. Jika pH tanah di bawah 5,5 lakukan pengapuran dengan dolomit. Pemupukan Dasar Pada pemupukan dasar dapat diberikan Pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos dan pupuk kimia seperti TSP, KCL dan ZA dapat digunakan sebagai pupuk untuk pemupukan dasar. Pupuk ditaburkan secara merata di atas bedengan. Pemberian pupuk kimia rasio pencampuran 2 2 1 bersama dengan pemberian pupuk organik. Kemudian biarkan selama sekitar 2 hingga 3 minggu. Pemasangan Mulsa Plastik Sebelum melakukan pemulsaan, pastikan tanahnya basah. Mulsa plastik yang digunakan disesuaikan dengan lebar setiap bedengan. Mulsa ini sebenarnya tidak wajib tetapi ketika dilakukan pemeliharaan lebih mudah dan pertumbuhan gulma diminimalkan. Jarak Tanam Kol Setelah mulsa dipasang buatlah lubang tanam. Caranya adalah membuat lubang di mulsa dengan diameter sekitar 8 hingga 10 cm. Jaraknya bisa disesuaikan sesuai keinginan Anda dan juga tergantung musim. Jika jaraknya lebih kecil selama musim hujan sehingga lingkungan tanaman tidak menjadi terlalu lembab dan hama dan penyakit dapat diminimalkan. Sementara jaraknya menjadi lebih sempit di musim kemarau. Persiapan Benih Bibit dapat dibeli di toko pertanian. Pilih benih yang merupakan varietas unggul sehingga kol yang dihasilkan akan berkualitas tinggi nantinya. Setelah bibit diperoleh benih disterilkan dengan merendamnya dalam larutan fungisida atau dengan air panas selama sekitar 15 hingga 30 menit. Kemudian bibit direndam dalam air selama sekitar 12 jam untuk mempercepat perkecambahan. Benih yang mengapung dibuang dan yang tenggelam tetap direndam hingga berkecambah. Penyemaian Benih Benih dapat ditanam di dalam polybag berukuran 6 cm x 8 cm atau 8 cm x 10 cm. Tapi seminggu sebelumnya Anda menyiapkan media tanam dalam bentuk campuran tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan 2 1. Media tanam yang digunakan kemudian dicampur dalam polybag yang disiapkan kemudian bibit ditaburkan dalam polybag semai semai 1 hingga 2 di setiap polibag kemudian ditutup lagi hanya dengan tanah tipis dan ditutup dengan penyemprotan dengan mulsa plastik. Penyungkupan berlangsung sedemikian rupa sehingga benih tumbuh bersama. Biasanya bibit berkecambah setelah 3 hingga 4 hari. Ketika bibit telah berkecambah menjadi sekitar 80%, tutupnya dibuka dan diganti dengan naungan plastik bening. Bibit yang berumur 25 hingga 30 hari dapat dipindahkan ke area penanaman. Penanaman Bibit Setelah bibit dan lahan selesai diolah lakukan penanaman segera. Lubang tanam di bedengan dibuat dengan cara Ditugal disesuaikan dengan ukuran media tanam. Polybag perlahan-lahan dilepaskan agar media semainya tidak rusak dan kemudian dimasukkan ke dalam lubang tanam. Kemudian benih disiram secukupnya, waktu penanaman yang baik dilakukan pada sore hari. Perawatan dan Pemeliharaan Penyiraman Ketika itu masih di awal periode tanam penyiraman secara rutin dilakukan setiap pagi dan sore tetapi ketika musim hujan untuk penyiraman tidak diperlukan. Setelah Tanaman berusia sekitar 30 hari penyiraman dilakukan setiap 2 hingga 3 hari atau disesuaikan dengan kondisi lahan. Penyulaman Sebelum tanaman berumur 2 minggu lakukan penyulaman atau ganti tanaman mati atau tanaman yang tumbuh tidak normal dengan tanaman baru ketika mereka mati atau tumbuh secara tidak normal. Pemupukan Susulan Pemupukan susulan dilakukan dengan pupuk urea, KI dan ZA dengan perbandingan 1 2 . Pemupukan susulan pertama dilakukan ketika tanaman berumur sekitar 25 hari dan pemupukan susulan berikutnya dilakukan setiap 10 hingga 15 hari. Pupuk diberikan dengan cara dikocor. Penyiangan Jika Anda tidak menggunakan mulsa lakukan penyiangan gulma atau tanaman lain di sekitar tanaman, bedengan atau parit. Saat menggunakan mulsa, Anda hanya perlu menyiangi parit. Penyiangan biasanya dilakukan dua hingga tiga kali dalam satu musim tanam. Hama dan Penyakit Hama dan penyakit yang mengganggu kol adalah Plutella Plutella xylostella L, Croci Crocidolomia binotalis Zeller, ulat bulu Agrotis ypsilon Hufn, kutu daun Aphis brassicae, ulat bulu Trichoplusiana sp., Ulat Spodoptera sp. Black penyebab Xanthomonas campestris Dows, busuk lunak penyebab Erwinia carotovora Holland dan akar bengkak penyebab Plasmodiophora brassica Wor.. Pengendalian hama dan pengendalian penyakit dapat dilakukan secara manual atau dengan bahan kimia. Proses Panen Kol dipanen setelah berumur 81-105 hariTanda-tanda kubis siap panen apabila pinggir daun krop terluar di bagian atas krop telah melengkung ke luar serta berwarna agak ungu, krop sisi dalam telah daun hijau dimasukkan pada saat panen untuk memastikan perlindungan tanamanJangan sampai kol mengalami memar dan lukaAmati penyakit pembusukan lunak Erwinia carotovora dan pembusukan hitam Xanthomonas camprestrisDaun kol yang terinfeksi harus dibuang. Demikianlah pembahasan tentang budidaya kol semoga dapat bermanfaat untuk anda. Baca Juga Artikel Lainnya 12 Manfaat Bunga Cosmos untuk Kesehatan11 Manfaat Bunga Jengger Ayam untuk Kesehatan10 Manfaat Teh Bunga Calendula untuk Kesehatan PanduanLengkap Cara Budidaya Kol Brussel atau Kol Mini Agar Cepat Panen Bagi Pemula - Kol russel atau brussel sprout atau kol mini yaitu kol yang mempunyai diameter sekitar 4 cm, kol ini merupakan sayuran langsung yang mempunyai harga cukup mahal. Sayuran ekslusif ini menyasar kalangan menengah ke atas. Kendala yang sering dialami oleh petani yang membudidayakan kol brussel yaitu suhu Budidaya kembang kol – Kembang kol adalah salah satu jenis sayuran yang termasuk dalam famili Brassicaceae atau jenis kol dengan bunga putih kecil. Di Indonesia sendiri tanaman ini biasa disebut dengan kubis bunga atau blum kol. Tanaman kembang kol ini berasal dari kawasan Mediterania yang mempunyai iklim subtropis dan telah banyak dikembangkan oleh seorang ahli benih yang berasal dari Amerika di tahun 1866. Tanaman sayuran ini masuk ke Indonesia sekitar abad 19 yang dibawa oleh pedagang atau orang – orang dari India. Menanam kembang kol di lahan-budidaya kembang kol-homeguide Untuk melakukan budidaya kembang kol, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah menentukan lokasi. Pada awalnya tanaman ini hanya mampu hidup pada daerah yang mempunyai temperatur minimal 180 derajat celcius dan maksimum 240 derajat celcius. Kelembaban optimum antara 80 – 90%. Akan tetapi saat ini telah ditemukan jenis kultivar baru yang dapat hidup terhadap temperatur tinggi dan dataran rendah serta dataran menengah. Budidaya bunga kol akan menghasilkan lebih maksimal jika ditanam pada tanah lempung. Akan tetapi tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang berpasir atau liat berpasir. Usahakan tanah untuk menanam harus subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik. Jika bahan organik atau unsur hara mikro pada tanah kurang maka dapat dicukupi dengan melakukan pemupukan. Untuk melakukan budidaya kembang kol dengan baik dan hasil yang diperoleh maksimal maka berikut kami berikan beberapa langkah cara budidaya kembang kol untuk Anda. Melakukan Persemaian Untuk persemaian pada budidaya kembang kol ini, Anda dapat menggunakan polybag dengan ukuran 7 x 10 cm. Media persemaian yang dapat Anda pakai adalah campuran tanah halus dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 1. Sebelum Anda menggunakan, media hendaknya disterilkan terlebih dahulu dengan cara mengukus meda semai selama 30 – 60 menit atau dengan cara menyiramkan larutan formalin 40% kemudian ditutup plastik selama kurang lebih 24 jam dan kemudian dianginkan. Perawatan dalam persemaian pada bibit kembang kol yang dapat Anda lakukan adalah dengan melakukan penyiraman dua kali sehari, membuka naungan persemaian setiap pagi dan sore hari, melakukan penyiangan dan memberikan larutan pupuk urea dengan konsentrasi sekitar 0,5 gr per liternya. Serta lakukan penyemprotan pestisida setengah dari dosis yang dianjurkan. Mempersiapkan Lahan Tanam Buatlah lahan tanam membentuk bedengan dengan ukuran 80 – 100 cm dengan tinggi 35 cm dan jarak antar bedengan sekitar 40 cm. Sebelum membuat bedengan bersihkanlah lahan terlebih dahulu lahan dari tanaman – tanaman liar. Jika pH pada tanah lebih rendah dari 5,5 maka Anda dapat melakukan pengapuran. Dosis pengapuran antara 1 – 2 ton/ha yang digunakan dalam bentuk dolomit atau kalsit. Selama pembuatan bedengan untuk budidaya kembang kol, Anda dapat juga melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang dengan dosis 12 – 17 ton/ha, pupuk ZA, Urea, SP-36 dan KCL dengan dosis masing – masing kurang lebih 250 kg. Pemupukan dilakukan dengan menyebar pupuk secara merata pada bedengan. Proses Penanaman Proses penanaman pada budidaya kembang kol dapat Anda lakukan pada pagi dan sore hari. Sementara untuk bibit kembang kol yang sudah dapat Anda pindah tanam yaitu bibit yang mempunyai 4 helai daun dan telah berumur 1 bulan. Untuk jarak tanam, Anda bisa menyesuaikan dengan kultivar yang digunakan. Untuk kultivar dengan tajuk lebar Anda bisa menggunakan jarak tanam 50 x 50 cm dan jarak tanam 45 x 65 untuk kultivar kembang kol dengan tajuk tegak. Cara menanam kembang kol harus dilakukan dengan hati – hati karena akar dan daun bibit akan mudah rusak. Proses Pemeliharaan Tanaman Selama proses pemeliharaan tanaman bunga kol, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan. Yang pertama adalah penyulaman. Untuk tanaman kol yang tidak sehat atau mati harus segera diganti dengan tanaman baru. Penyulaman dapat dilakukan sampai tanaman berumur 2 minggu setelah tanam. Langkah perawatan lainnya adalah penyiangan. Peyiangan dilakukan secara hati – hati agar tidak merusak akar tanaman. Hentikan penyiangan pada akhir fase vegetatif. Perempelan adalah perawatan tanaman pada budidaya kembang kol yang sedini mungkin dilakukan, karena akan berpengaruh pada kualitas dan ukuran massa bunga. Selain itu bunga dapat terbentuk dengan maksimal. Setelah bunga kol telah terbentuk maka Anda dapat menaungi bunga dari sinar matahari. Caranya adalah dengan mengikat daun – daun tua. Fungsi penaungan adalah agar warna bunga tetap putih. Pemberian pupuk susulan dapat dilakukan sebanyak tiga kali. Yang pertama dapat Anda berikan pada saat tanaman kembang kol berumur 7 – 10 hari setelah tanam. Anda bisa menggunakan pupuk SP-36, Urea, Za dan KCL. Pemupukan kedua dapat dilakukan pada saat tanaman berumur 20 HST dan pemupukan yang ketiga dapat dilakukan pada saat bunga kol berumur 30 – 35 HST. Lakukan juga penyiraman secara rutin di pagi dan sore hari. Untuk pengendalian serangan hama dan penyakit pada budidaya kembang kol dapat dilakukan dengan cara rotasi tanaman. Sedangkan untuk pengendalian biologis dapat menggunakan organisme yang menjadi musuh alami serta Anda dapat mengaplikasikan pestisida biologis atau kimiawi jika serangan telah berat. Tahan Panen Tanaman Kembang Kol Tanaman pada budidaya kembang kol Anda sudah dapat dipanen pada saat tanaman berumur 50 – 100 hari setelah masa tanam. Tergantung juga dari kultivar jenis apa yang Anda tanam. Panen baiknya dilakukan pada pagi dan sore hari. Setelah proses pemanenan selesai maka lakukannya penyortiran dan penyimpanan dengan baik. Panen bunga kol-budidaya kembang kol-aliexpress Demikian tips budidaya kembang kol dari kami, semoga dapat memberikan inspirasi kepada Anda. Selain kembang kol, tanaman lain dari famili jenis kol yang dapat Anda budidayakan adalah brokoli. Berikut cara menanam brokoli secara hidroponik. Klik di sini. sumber gambar agrifarming
- ፃխፎю дэзοձещև
- Ցеφε раդըφэшузо
- Цաжርհомθዌе ιኣоጏоሐ опраሶ