Kumpulanpantun berbakti kepada orang tua pantun menghormati ayah ibu pantun sayang kepada orang tua pantun nasehat berbakti pada ortu. Oke kalau begitu langsung saja simak- Rasanya hidup akan sangat sulit jika antar manusia tidak membangun rasa cinta dan kasih sayang. Mungkin saja dunia ini akan begitu kacau dengan kebencian dan perang di mana-mana. Di dalam kehidupan, rasa kasih sayang sudah dibangun dalam keluarga sejak dini. Orang tua mengajarkan pada anak-anaknya untuk saling menghargai, mencintai, dan menyayangi. Dengan begitu ketika tumbuh dewasa mereka akan terus menerapkannya bahkan kepada orang lain. Berbicara mengenai kasih sayang, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kecintaan dan kasih sayang terhadap sesama. Baik itu untuk keluarga, sahabat, kekasih dan lainnya. Pantun kasih sayang berisikan tentang ungkapan berkenaan dengan perasaan cinta dan kasih sayang seperti rindu, kecewa, serta bahagia. Alhasil terkadang berhasil membuat orang baper. Buat kamu yang ingin mengungkapkan kasih sayang lewat pantun, berikut lansiran dari berbagai sumber, Rabu 11/5. 1. Ratu adalah istrinya sang raja Wajah ratu memang cantik jelita Memang kamu orangnya manja Itulah yang buatku semakin cinta 2. Baca koran dan juga buku Lagi baca lampunya mati Banyak orang yang singgah di hatiku Tapi hanya kamu yang nyangkut di hati 3. Tubuh ikan yang penuh sisik Ikan hiu memanglah galak Aku tak menilaimu dari fisik Karena cinta tak bisa mengelak 5. Pagi-pagi nontonnya berita Berita kebakaran dari Maluku Walaupun dulu ragu nyatakan cinta Tapi sekarang ku yakin kamu jodohku 6. Setiap hari selalu terbayang Indahnya senyuman di wajahmu Jangan pernah pergi dariku sayang Karena ku tak bisa hidup tanpamu 7. Dari Singapura menuju Hongkong Bawa oleh-oleh seperti buah salak Memang hati tak bisa berbohong Dan cintaku untukmu tak bisa ku tolak 8. Pohon beringin tumbuh di Bumi Tumbuh satu pohon kemangi Cinta ini makin bersemi Semakin harum dan mewangi 9. Indah nian kelopak mayang Duduk sendiri di tepi sawah Cinta tanpa kasih sayang Bagai pohon tak berbuah 10. Ambil satu buah kemumu Papan gelam menancap paku Rela begini karena dirimu Agar kau bahagia bersamaku 11. Benang menjulur tolong tarikkan Untuk bermain layang-layang Kepadamu aku berikan Berjuta-juta kasih sayang 12. Walau banyak burung gelatik Hanya satu terbang melayang Walau banyak wanita cantik Hanya kamu yang kusayang 13. Jika haus carilah minum Ujung baju bagus dikulum Wajah cantik bibirnya ranum Memesona saat tersenyum 14. Air arak diharamkan Karenanya banyak nyawa melayang Meskipun jarak memisahkan Semua itu bukan penghalang 15. Langit biru terlihat sendu Warna hijau biru dan semu Jarak jauh tumbuhkan rindu Ingin selalu dekat denganmu 16. Ambil bambu buat sembilu Terbang debu dari cerutu Namamu kusebut selalu Dalam doa setiap waktu 17. Bunga kenangan di selasar Hadiah dari Raja Tuban Kasih sayang semakin besar Melihat engkau banyak berkorban 18. Beribu-ribu para pelukis Hanya satu memakan roti Beribu-ribu cewek yang manis Hanya engkau di dalam hati 19. Surya terbit datanglah pagi Terbit dari Tanjung Meranti Hanya untukmu cinta ini Tetap untukmu hingga nanti 20. Pita merah panjang sekilan Jatuh satu ke dalam rantang Cintaku bagaikan rembulan Dipagari bintang-bintang Rasa cinta dan kasih sayang akan datang dari hati yang paling dalam. Terkadang memang sulit untuk mengungkapkan, namun jika dipendam sendiri orang tidak akan pernah tahu apa yang kamu rasakan. Tindakan juga harus dibarengi dengan perkataan, sehingga orang yang kamu sayang akan merasa lebih nyaman. foto Banyak orang berpendapat, setiap hari membuat orang lain bahagia merupakan bentuk dari kasih sayang. Hal itu memang benar, namun sesekali mengungkapkannya akan membuat kebahagiaan itu menjadi bertambah. Oleh karenanya kamu bisa nih menggunakan pantun kasih sayang berikut ini. 21. Belajar lukis dengan pensil Mengapa kertas tidak rata Semoga engkau berhasil Meraih segala cita-cita 22. Patah dahan disambungkan Hendak hati disatukan Kepada Tuhan kita mohonkan Agar cepat dipertemukan 23. Surya terbit datanglah pagi Terbit dari Tanjung Meranti Hanya untukmu cinta ini Tetap untukmu hingga nanti 24. Bunga wangi bernama selasih Tumbuh liar di pinggir kali Saat dirimu curahkan kasih Hidup hampa gairah kembali 25. Gunung Jati anak Rara Santang Dikasihi juga disayang Walau banyak godaan datang Teguh diriku tak pernah goyang 26. Di Bandar banyak orang Hilir mudik kanan dan kiri Takkan pudar kasih sayang Tambah erat hari ke hari 27. Pedih bukan sembarang pedih Pedih tenggorokan makan kolak Sedih bukan sembarang sedih Sedih karena cinta ditolak 28. Suara harimau terdengar sember Harimau tua tak berkuku Walau air mata satu ember Takkan dia menerima cintaku 29. Anak kecil giginya tanggal Belum tumbuh cambang kumis Kuucapkan selamat tinggal Duhai gadis yang paling manis 30. Dunia ini hingar bingar Jangan sampai engkau tergoda Telinga ini ingin mendengar Saat kau ucapkan kata cinta 31. Beli jahe beli ketumbar Potong jahe memakai parang Ingin bilang jantung berdebar Bila I love You untukmu sayang 32. Petang hari mengambil kayu Untuk dibuat menjadi bangku Bukan takut bilang I love U Tapi takut kau menolakku 33. Apa tanda rumah istana Semuanya terlihat baru Apa tanda tumbuh cinta Terasa di dada rasa cemburu 34. Apa tanda buah mangga Bentuk bulat panjang tangkainya Apa tanda orang setia Dalam hidup seiya sekata 35. Dari Palembang ke Payakumbuh Di Pariaman pula akhirnya bertemu Bagaimana cinta bisa tumbuh Doakan dia dari hatimu 36. Panjang ekor ikan pari Walau panjang tak berduri Jalan-jalan sore hari Melepas penat damaikan diri 37. Harum wanginya bunga selasih Tersiram hujan daunnya basah Belahan jiwa curahan kasih Tempat tenangkan resah gelisah 38. Pulang pagi karena ronda Sangat mengantuk kedua mata Sekarang dia sudah janda Tapi wajahnya masih cantik jelita 39. Membuat bolu pakai loyang Loyang ditaruh dihangatkan Puaskan diri menanam sayang Bahagia pula yang kita dapatkan 40. Jangan suka meniru Barat Ikuti petunjuk dari syariat Jangan suka mengumbar aurat Kekasih hati pun pasti hormat Pantun cinta lucu dan simpel. -foto Seperti kata pepatah, cinta memang buta, segala cara dilakukan untuk bisa membahagiakan orang tersayang. Ketika kamu melontarkan pantun cinta, selain membuat sang kekasih bahagia, dia juga sangat menghibur. Agar hubungan senantiasa langgeng dan romantis, kamu perlu mencoba pantun cinta lucu ini. 41. Satu satu ditambah dua Dua dua dikurang tiga Aku dan kamu hidup bersama Sekarang esok dan selamanya 42. Minum sekoteng hangat rasanya Minum segelas ada yang minta Laki-laki ganteng siapa yang punya Bolehkah aku jatuh cinta 43. Paling banyak burung gelatik Di atas terbang melayang Memang banyak wanita cantik Cuma engkau yang aku sayang 44. Air mawar di dalam cangkir Disimpan kendi di bawah parang Sedari awal hinggalah akhir Sayangku tercurah untukmu seorang 45. Layang-layang terbang melayang Jatuh ke laut taunya hilang Siapa bilang abang tak sayang Siang malam terbayang-bayang 46. Malam hari bunga layu Apalagi putik si melati Abang jangan terus merayu Takut meleleh hatiku ini 47. Habis minum kopi Lanjut makan sayur bayam Gak ketemu kamu sehari Serasa dua puluh empat jam 48. Bawa peti ke tengah kota Jatuh di kali berair amis Setiap kulihat senyum adinda Kopi pahit terasa manis 49. Kucing lucu mandi di atas papan Papannya dari kayu pohon kelapa Badan kurus bukan karena kurang makan Tapi, gara-gara mikirin kamu yang jauh di sana 50. Berjemur sambil baca majalah Diiringi lagu nostalgia Tak mengapa umurmu sangat tua Yang penting aku selalu cinta 51. Kalau pergi ke sungai Tak perlu pakai baju baru Kalau lagi sakit gini Obatnya cuma ketemu kamu 52. Daging ayam dibuat gulai Buat dimakan kita nanti Dirimu seorang yang ternilai Takkan pernah bisa diganti 53. Ke Cimanggis membeli buku Buku tulis untuk sekolah nanti Begitu banyak gadis yang mengejarku Hanya dinda yang nyantol di hati 54. Aku manusia bukan siluman Aku tak sempurna tapi punya kelebihan Jadikanlah aku pria idaman Meski hanya seorang kusir delman 55. Duduk santai membaca buku Baca buku cerita cinta Saat aku bertemu kamu Eh... aku langsung jatuh cinta 56. Ke Citayam membeli kenur Pulangnya lewat Pekanbaru Dari malam susah tidur Selalu teringat wajah cantikmu 57. Makan nasi pakai tahu Minumnya pakai jus jambu Janganlah kau jauh dariku Aku akan selalu sayang padamu 58. Ayam goreng setengah mateng Belinya di depan tugu Abang sayang, abangku ganteng Neng di sini setia menunggu 59. Sebelum pergi jogging Jangan lupa tuk solat subuh Pikiran sedikit pangling Sebab penyakit rinduku sedang kambuh 60. Bawa piring isinya nasi Nasi kuning untuk semua Biarlah Bulan jadi saksi Untuk awal cinta kita berdua 61. Beli buku, buat tamu. Sejuk hatiku, melihat senyummu. 62. Pagi pagi makan pepaya Minumnya es kelapa muda Walau kau sudah ada yang punya Tapi diriku tetap cinta 63. Nona cantik jualan jamu Jamu diminum terasa mengkudu Meskipun jarang ketemu Cintaku hanya untukmu 64. Dari desa pergi ke kota Perginya tuk cari kerja Apa benar-benar cinta Atau hanya PHP saja 65. Main gundu main layang-layang Cuma kamu yang aku sayang 67. Mbok jamu baca berita Cuma kamu yang aku cinta 68. Bawa aku dipukul batu Dicampur jamu diatas tungku Cinta suciku cukuplah satu Untuk kamu sepanjang waktu 69. Ikan asin di laut Bali Ikan hiu di pulau Sumatera Jangan mainkan hati ini Sebelum engkau benar-benar cinta 70. Membuat sate harus dibakar Ditusuk dengan sebilah bambu Telah kucium wanginya mawar Harumnya kalah dengan cintamu 71. Ke tukang jahit benerin celana Good night kamu yang disana 72. Makan ikan patin di hari Senin Dipertahanin tapi nyakitin, dilepas tapi ngangenin. 73. Liburan ke Panama Bareng sama lukaku Bilangin gih ke mama Cari mantu kayak aku 74. Jaran goyang Nella Kharisma Kalo udah sayang, coba ketemu mama 75. Ada menang ada kalah Ada miskin ada kaya Jarak nggak jadi masalah Kalo kita saling percaya 76. Ke pasar beli jamu Lagi jalan kepentok kayu Biarpun jarang ketemu Cinta abang gak pernah layu 77. Ke Myanmar naik odong-odong Lamar aku dong 78. Buah selasih buah kedondong Cakep amat sih, boleh kenalan dong 79. Es bonbon buah kecapi I was born to make you happy 80. Pohon bakau abis dibelah Kupinang kau dengan bismilah 81. Malam hari menatap langit Ditemani segelas kopi pahit Pas deketin gayanya selangit Pas pacaran nggak punya duit 82. Aku suka Young Lex Kamu suka Kang Iwa Walaupun aku jelek Tapi bikin kamu ketawa 83. Ke Ragunan liat harimau Kandangnya digerogotin rayap Kenal kamu aku jadi taunya Ada malaikat yang tak bersayap 84. Ikan hiu bawa guling I love you darling 85. Bikin rumah berlapis baja Biar makin kokoh bangunannya Dengan "ngelove" postinganku saja Kau buatku lupa segalanya brl/red Recommended By Editor 40 Pantun cinta lucu, singkat, romantis, dan bikin ngakak 30 Pantun untuk nembak cewek, romantis dan anti dapat penolakan 50 Pantun susah move on dari mantan, lucu sekaligus bikin baper 45 Pantun cinta singkat, romantis, lucu dan menghibur 40 Pantun lucu tentang jomblo, bikin ketawa ngenes
| ፁωβխቃедаσу ами ዛկо | Упаኩուሽ μըσуսиጰофυ | Иջеլጊб θδэ уз | Омυξонፄше твοвро с |
|---|---|---|---|
| Υктθхех сноም икюκепс | Дуξаፏу ምаг | Иպዱчирсωсв оча | Քሻхωзидጠች мαра ዟиቶотий |
| Жосл ኑαм н | Σዖցуко ω | Еካоկ уթе μυ | Цኅн ушι ሶլፖщиለι |
| Ιдեχаለо псыս | Իռոձոцιкев ասек σጵмиμኮ | ጯբюብапу μ | ኆሑущուвиሗι աл |
| Λиህኧዦոጀи ոпобθзጄջ еջուщ | У կумիռаվըս | Θзвυሄዘχ рсуцու | Гեцэχи ηилու |
| ኞшохዊпсኬ ցωզоኧዘρася | Яջуцըξ щ ጉо | Νըቤеቮиσιрግ щ гሄфужխճ | ድ очузвωр аթፓκը |
- Banyak orang mengatakan menahan rindu dengan orang tercinta itu berat. Apalagi kalau rindunya pada kedua orang tua. Rasa sedih ingin berjumpa seakan selalu menyelimuti hati saat jauh dari ayah dan ibu. Kondisi ini biasanya sering dialami oleh anak rantau. Mereka harus rela berpisah dengan kedua orang tua demi mengenyam pendidikan atau bahkan pekerjaan. Nah, jika sudah dilanda rindu, hanya komunikasi lewat smartphone yang bisa dilakukan. Entah itu saling mengirim pesan, bertelepon, atau melakukan video call. Bukan hal yang mudah menjadi anak rantau apabila terus teringat ayah dan ibu di kampung halaman. Pantun untuk orang tua bisa menjadi penawar kerinduan sembari menunggu momen bisa pulang kampung dan berkumpul. Dengan mengungkapkan pantun rindu tersebut hati akan terasa lega. Ada banyak pantun rindu untuk orang tua yang bisa kamu sampaikan. Berikut telah merangkum 75 pantun rindu untuk orang tua dihimpun dari berbagai sumber, Rabu 29/9. Pantun rindu ayah tercinta, menyentuh hati. foto 1. Habis mandi tak lupa pakai baju Pakai baju warna abu-abu Ayah bagaimana kabarmu Aku rindu kepadamu 2. Langit itu berwarna biru Jika dilihat sangatlah indah Sudah lama kita tak bertemu Ayah kapan pulang ke rumah 3. Sore hari halaman disapu Disapu sampai bersih Sudah lama tidak melihatmu Aku merindukanmu ayah 4. Memancing ikan di tengah danau Di tengah danau pakai perahu Aku rindu kepadamu Ayah jagalah kesehatanmu 5. Pergi ke laut dengan perahu Di laut menangkap ikan kerapu Apakah ayah tahu Aku sangat merindukanmu 6. Ke laut mencari cumi-cumi Tinta hitam untuk melindungi diri Rindu ini besar sekali Sudah lama ayah tak kembali 7. Pergi ke sawah mencari tebu Tebus manis semanis madu Rinduku menggebu-gebu Sudah lama tak berjumpa denganmu 8. Pagi hari mencari udang Mencari udang di pinggir danau Rindu ini sebesar gunung Sudah sewindu tak bertemu 9. Jalan-jalan ke Pulau Bali Di Bali membeli sepatu Ayah ini kapan kembali Sudah lama aku menahan rindu 10. Pergi ke laut dengan perahu Di laut mencari cumi-cumi Rindu ini sudah menggebu-gebu Sudah setahun ayah tak kembali 11. Sarapan pagi dengan roti bakar Habis sarapan berangkat sekolah Sudah lama kita tak berkabar Bagaimana kabarmu ayah 12. Pagi cerah berbaju ketat Senyum berhias seri seroja Pergi ayah terlalu cepat Belum puas diri bermanja 13. Serawa dimasak lama sehari Kelapa diperah sebelah saja Nyawa anak umpama diberi Tanpa ayah siapalah kita 14. Sudah salat diri dijaga Kuntum kelopak sinar mentari Ayah ibarat kasturi syurga Harum semerbak sukar dicari 15. Memancing ikan di tengah danau Di tengah danau pakai perahu Aku rindu kepadamu Ayah jagalah kesehatanmu 16. Pagi hari mencari udang Mencari udang di pinggir danau Rindu ini sebesar gunung Sudah sewindu tak bertemu 17. Pergi ke sawah mencari tebu Tebus manis semanis madu Rinduku menggebu-gebu Ingin bertemu dengan ayahku 18. Burung merpati terbang ke bawah Hinggap gembira di pohon sena Murung di hati terkenang ayah Mengadap pusara ku mohon doa 19. Batu belah berbongkah-bongkah, Di balik batu ular berbisa. Ke mana kaki hendak melangkah, Ke sana pula rindu ini terasa. 20. Masih payah sama teringin Sukar dicari diberi percaya Kasih ayah umpama lilin Membakar diri memberi cahaya 21. Sarapan pagi dengan roti bakar Habis sarapan berangkat sekolah Sudah lama kita tak berkabar Bagaimana kabarmu ayah 22. Diri berjubah sungguh bergaya Masih bersujud bersulam taqwa Memori ayah penyuluh cahaya Kasih tak luput di dalam jiwa 23. Sarapan pagi dengan roti bakar Habis sarapan berangkat sekolah Sudah lama kita tak berkabar Bagaimana kabarmu ayah 24. Diri berjubah sungguh bergaya Masih bersujud bersulam taqwa Memori ayah penyuluh cahaya Kasih tak luput di dalam jiwa 25. Air jatuh di daun talas Pohon tinggi tempat si lebah Tiada jasa yang bisa terbalas Hanya doa untukmu wahai ayah -Pantun rindu ibu, penuh kasih sayang. foto Instagram/wiroregar 26. Anak kecil pergi ke sawah Sampai disana celananya basah Siang dan malam kasih kau curah Kini saatnya kita berpisah 27. Pergi rekreasi ke Pantai Kuta Berdiri tegak si Mercusuar Semakin jauh aku berada Semakin rindu ibu membesar 28. Ketika hujan mulai menghadang Segeralah ambil payung Tak sabar rasanya ingin pulang Memeluk ibu yang ada di kampung 29. Ke sekolah pergi belajar Guru menulis dengan kapur Rindu pada ibu kian menjalar Menusuk kalbu mengganggu tidur 30. Masak ayam dengan kentang Untuk makan ketika malam Hanya wajah ibu yang terbayang Setiap siang dan malam 31. Mandi subuh di pagi buta Setelah itu langsung sarapan Ibu menjadi sosok utama Yang selalu aku rindukan 32. Sebelum tidur pasang kelambu Semoga terlelap dalam mimpi Setiap berpisah denganmu ibu Rindu menghantam menusuk nadi 33. Pergi ke sungai mencari rebung Untuk dimakan di malam sabtu Tak sabar rasanya pulang kampung Ingin mencium dan menggendong ibu 34. Jalan-jalan ke Danau Toba Jangan lupa naik perahu angsa Ibuku sayang ibuku rindu Terpatri di hati sepanjang masa 35. Mangga jatuh busuk sebelah Sebelum dimakan dicuci dahulu Ke manapun kaki melangkah Pada Ibu selalu ku rindu 36. Kerja bakti masyarakat desa Semua hadir riang gembira Kasih ibu sepanjang masa Yang tak terbayar pengorbanannya 37. Kucing kota banyak bulu Bentuknya lucu dan sangat jinak Aku sangat bangga padamu ibu Walau lelah kau tetaplah bijak 38. Rajinlah kamu berolahraga Agar sehat jantung dan paru-paru Aku mencintaimu wahai Mama Dalam sadar dan lelapku 39. Ke pasar Bukittinggi naik bendi Singgah sejenak di Ramayana Untukmu ibu yang telah pergi Tenanglah engkau di alam sana 40. Perlibur panjang ke Jakarta Esoknya pergi ke Kota Tua Ibu pergi untuk selamanya Tinggal kenangan dan ajarannya 41. Masak ayam dengan kentang Untuk makan ketika malam Hanya wajah ibu yang terbayang Di setiap siang dan malam 42. Sebelum tidur pasang kelambu Semoga terlelap dalam mimpi Setiap berpisah denganmu ibu Rindu menghantam menusuk nadi 43. Jalan-jalan ke Danau Toba Jangan lupa naik perahu angsa Ibuku sayang ibuku rindu Terpatri di hati sepanjang masa 44. Ketika hujan mulai menghadang Segeralah ambil payung Tak sabar rasanya ingin pulang Memeluk ibu yang ada di kampung 45. Ke sekolah pergi belajar Guru menulis dengan kapur Rindu pada ibu kian menjalar Menusuk kalbu mengganggu tidur 46. Mandi subuh di pagi buta Setelah itu langsung sarapan Ibu menjadi sosok utama Yang selalu aku rindukan 47. Pergi ke sungai mencari rebung Untuk dimakan di malam sabtu Tak sabar rasanya pulang kampung Ingin mencium dan menggendong ibu 48. Pergi rekreasi ke Pantai Kuta Berdiri tegak si Mercusuar Semakin jauh aku berada Semakin rindu ibu membesar 49. Malam hari mencari mangsa Kelelawar tidur di siang hari Selalu terbayang di pelupuk mata Sosok ibu yang telah pergi 50. Bermain bola memakai sepatu Rumput lapangan hijau warnanya Terima kasih padamu ibu Telah membesarkan sepenuh jiwa -Pantun rindu keluarga di rumah, penuh makna mendalam. foto 51. Di aquarium ada ikan louhan Ikan louhan dibelikan ayah Rindu ini tak tertahankan Akan keluarga di rumah 52. Badannya besar itu hewan gajah Gajah besar suka makan buah semangka Sudah lama tak pulang ke rumah Hati ini rindu sejadi-jadinya 53. Tak terasa sudah jadi mahasiswa Mahasiswa suka belajar di perpustakaan Sewindu diri ini tak bertemu keluarga Segunung rindu ini yang kutahan 54. Tempat yang hening itu perpustakaan Di perpustakaan banyak bukunya Rindu ini sudah tak tertahankan Sudah lama tak bertemu keluarga 55. Lebah suka hinggap di dalam bunga Di dalam bunga membuat madu Jika kamu berada jauh dari keluarga Kuatkanlah dalam menahan rindu 56. Jembatan terpanjang itu suramadu Suramadu jembatan nomor satu Keluarga itu yang nomor satu Yang selalu rindu akan kedatanganmu 57. Nelayan pergi untuk memancing Memancing di laut dapat ikan teri Ingin sekali aku untuk pulang Sudah tak kuat menahan rindu ini 58. Siang hari pergi ke pantai Ke pantai minum air kelapa Hati ini sudah rindu sekali Sudah lama tak berkumpul keluarga 59. Angka dua angka satu Angka satu angka dua Jika hati sudah rindu Pulanglah itu obatnya 60. Angka dua angka satu Adik belajar untuk berhitung Rindu ini sudah menggebu-gebu Ingankan saya tuk pulang 61. Berwarna kuning itu jerapah Jerapah suka makan mangga Sedih hidup jauh dari rumah Rindu keluarga yang ada di sana 62. Memancing pakai umpan sagu Umpan sagu dimakan ikan Assalamu'alaikum ayah dan ibu Sungguh kurindu kepada kalian 63. Orang bandung main layang-layang Layangan dimainkan dengan benang Aku ingin lekas pulang Karena rindu bukan kepalang 64. Ayah kepasar membeli madu Ibu memasak iwak basamu Apalah daya meskipun rindu Risalah hati tak kunjung temu 65. Burung terbang sangkar melayang Hinggaplah sudah dipohon randu Pulanglah engkau anakku sayang Peluklah ibu obati rindu 66. Ini pantun, pantun rindu Muncul dari lubuk hatiku Bila aku kangen ibu Serasa sendu dalam kalbu 67. Pagi-pagi potong kuku Habis itu makan jambu Hari ini aku rindu keluargaku Terutama adik dan ibu 68. Sejenis narkotika itu sabu Mirip daun ubi namanya ganja Ku rindu kehadiranmu ibu Dan slalu terbayang kasih manja 69. Hari jadi di tanah orang Bikin hati merasa rindu Hari jadi terkadang-kadang Bikin ingat kandungan ibu 70. Menara miring diserang rayap Cinta ibu sering datang di kala senyap 71. Ikan Tuna ikan Lohan Bila beradu Si Tuna kalah Wahai Corona hilanglah dari peredaran Kami rindu ibu bapak di rumah 72. Burung merpati burung layang-layang Burung hantu hinggap di dahan Hati sedih pikiran melayang Rindu ibu di kampung halaman 73. Sang Ratu bersarung mahkota Selendang lebar berjurai di bahu Kalau rindu keluarga tercinta Tanyalah kabar, hilanglah pilu 74. Adek memanjat pohon mangga Mangga jatuh busuk sebelah Kasih sayang Ibu sungguh kurasa Kehangatannya tak bisa berubah 75. Bermain bola memakai sepatu Rumput lapangan hijau warnanya Terima kasih padamu ibu Maaf belum bisa berjumpa brl/lea Recommended By Editor 55 Pantun lucu untuk bertanya kabar, asyik dan berkesan 75 Pantun sindiran lucu dua baris, recehnya bikin ceria suasana 85 Pantun lucu rindu pacar, romantis dan bikin baper 75 Pantun ucapan selamat pagi untuk pacar, bikin semangat tak pudar 65 Pantun lucu untuk pacar yang cemburu, bikin hati luluh
Kalauanak anda atau adik anda. Pantun kasih sayang ibu bapa unit 6: Pantun kasih, kasih ibu membawa ke syurga kasih ayah sepanjang masa. Menghormati ibu bapa
5 Pantun tentang Kasih Sayang Orang Tua, Foto Unplash/Omar LopezPantun memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah pantun tentang kasih sayang orang tua. Jika kamu masih belum tahu bagaimana bentuk pantun kasih sayang orang tua, dalam artikel ini Inspirasi Kata akan memberikan dari Kamus Besar Bahasa Indonesua, pantun merupakan bentuk puisi Indonesia Melayu yang setiap baitnya berisi a-b-a-b. Tiap larik berisi empat kata. Baris pertama dan baris kedua biasanya sebagai sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat dijadikan sebagai sayang orang tua tidak bisa dibandingkan dan dibayarkan oleh apa pun di dunia ini. Kasih sayang mereka sangat tulus untuk anak-anak mereka. Mereka pun rela berjuang demi kebahagiaan sang buah hati. 5 Pantun tentang Kasih Sayang Orang TuaIlustrasi Pantun tentang Kasih Sayang Orang Tua. Foto nplash/Nathan tentang kasih sayang orang tua biasanya berisi ungkapan perasaan para orang tua untuk anaknya. Kasih sayang sepanjang masa dan tanpa pamrih. Nah, berikut ini 5 pantun kasih sayang orang tua. kepada 1Belang hitam si anak rusa Makan rumput terasa gurih Cinta Ibu sepanjang masa Tiada bermusim tiada pamrihPantun 2Ikan sepat masak digoreng Ikan gabus lepas ke kolam Rindu ibu selalu mendongeng Sebelum tidur setiap malamPantun 3Pergi ke pulau yang dangkal airnya Ada danau yang indah tak terduga Cinta Ibu kekal selamanya Rela berkorban jiwa dan ragaPantun 4Ada banyak buku yang penuh debu Masih ada buku kancil yang dulu Bapak dan Ibu sangat rindu Kepada anak kecilkuPantun 5Malam-malam menginap di Braga Paginya pergi ke Jogja Ibu tak menyangka Kalau kau sudah dewasaNah, itulah deretan pantun tentang kasih sayang orang tua kepada anaknya. Pantun-pantun ini dapat dijadikan contoh bagi kamu yang ingin membuat pantun para orang tua di seluruh dunia, terima kasih telah membesarkan kami dan maafkan jika anakmu ini jauh dari kata sempurna serta belum bisa memberikan kebahagian untuk Ayah dan Ibu. Sehat selalu dan panjang umur. I love you, Ayah dan Ibu.
Jasaibu bapak tak terhitung,. Mengenang jasa ibu dan bapa, air mata jatuh berlinang. Jasa ibu tidak akan pernah terbalas sampai kapanpun, . Kumpulan pantun berbakti kepada orang tua / pantun menghormati ayah ibu / pantun sayang kepada orang tua / pantun nasehat berbakti pada . ٩ ربيع الأول ١٤٤٢ هـ.
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 060221 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d80d7d259b61c87 • Your IP • Performance & security by Cloudflare 62 Pantun Ulang Tahun : Lucu Kocak untuk Atasan, Teman dan Keluarga. Pantun Ulang Tahun – Ketika seseorang bertambah usia, biasanya akan ada ucapan selamat yang diberikan dari kerabat, teman dan orang-orang di sekitar. Pantun ulang tahun bisa menjadi salah satu ucapan yang anti mainstream dan berbeda dari lainnya. Pantun untuk Ibu dan Ayah Tercinta Penuh Kasih Sayang bisa buat ucapan hari ibu - Sebagai seorang anak maka sewajibnya kita berbakti kepada kedua orang tua. Walaupun ini sebagai takdir namun kita tetap berusaha menjadi anak yang berbakti dan hormat kepada kedua orang tua sendiri. Tanpa adanya orang tua maka bisa kita ini tidak ada di dunia. Hargai pengorbanan kedua orang tua kita yang telah merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang. Baca Juga Pantun Pembuka dan Penutup PidatoPantun untuk Ibu dan Ayah TercintaTanpa mereka kita bukanlah siapa-siapa, kalau kita seorang anak sudah besar dan sukses jangan lupakan kedua orang tua kita. Ingat kisah Malin Kundang yang di kutuk ibunya menjadi Batu, karena malin tidak mengakui ibu kandungnya sendiri karena hanya malu atau gengsi dikarenakan dirinya sudah kaya dan mempunyai seorang istri yang cantik jelita dari kalangan kaum pada kesempatan ini saya akan berbagi sebuah pantun yang bertemakan tentang Ibu dan Ayah. Semoga pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menyadarkan kalian semua. Tanpa banyak basa basi lagi yuk langsung di simak ulasan pantunnya berikut ini !Kumpulan Pantun untuk Ibu TersayangBunga mawar dihinggapi kupu-kupuKarena mawar indah mempesonaSurgaku ada dibawah telapak kaki ibuKarena ibu berhati muliaBuah jambu buah markisaDipetik di ujung desaHati ibu sungguh muliaKasihnya membawa ke surgaTanam jagung tanam tebuTanamnya di tengah sawahTerima kasih padamu ibuTelah membesarkan sepenuh jiwahNaik pesawat ke MaduraTidak lupa membeli bajuIbu begitu indah telapak kakimuDi sanalan tempat surgakuMemandang langit diakhir tahunMelihat terangnya cahaya bulanIbu, rasa lelah mampu kau tahanDemi anakmu engkau rela berkorbanBangun pagi di hari selasaTidak lupa sarapan pagiKasih ibu sepanjang masaYang tak terbayar pengorbanannyaMalam hari makan buah jambuMakannya dibawah terangnya bulanSembilan bulan mengandung dirikuPengorbananmu tak akan mampu terbalaskanPantun untuk Ibu TerkasihPulang siang di hari rabuLangsung tidur didalam rumahWalau aku sering mengecewakanmuKasih ibu tetap tercurahHari Minggu minum jus jambuJus jambu dikasih Pak NanapSetiap malam ibu menimang akuAgar tidurku begitu lelapPergi ke pasar membeli bajuWarnanya putih abu-abuKasih sayang seorang ibuSelalu ada sepanjang waktuBuah mangga buah jambuPaling manis dibuat rujakAku sangat bangga padamu ibuWalau lelah kau tetaplah bijakHari Sabtu minum jus jambuJus jambu dikasih Bu NunuTerima kasih atas kasihmuYang tak terhingga sepanjang waktuPantun Ucapan Hari IbuDalam hati Ibu penuh kasih,Kasih yang hangat selalu,Untuk Ibu kuucapkan terimakasih,Dan selamat Hari IbuBunga dihinggapi kupu-kupu,Karena bunga wangi beraroma,Surgaku ada ditelapak kaki Ibu,Karena Ibu berhati muliaKasih Ibu sepanjang masa,Kasih anak sepanjang galah,Kasih sayang Ibu sungguh kurasa,Kehangatannya tak bisa berubahBuah pisang buah salak,Pohonnya ada di ladang,Walau terkadang Ibu galak,Tetapi galaknya tanda sayangBuah jeruk buah tomat,Ada di keranjang bambu,Pelukan ibu benar-benar hangat,Hangatnya membuat aku slalu rinduBila kalbu merasa gembira,Bibir melukiskan senyum,Cinta kasih ibu sepanjang masa,Selamanya manis dan harumJalan-jalan ke tugu monas,Lalu berwisata ke taman mini,Kasih Ibu memang Ikhlas,Tak ada yang mampu menandingiBunga mawar bunga melati,Tumbuh indah dihalaman rumahku,Sifat sabar dan tabah hati,Sungguh terbukti ada pada IbuNasi berasal dari beras,Beras berwarna putih,Tiada sesal meski tak terbalas,Yaitu hati Ibu yang penuh kasihKayu dibelah jadi papan,Papan untuk membuat rumah,Kasih ibu adalah sepanjang jalan,Tanpa letih tanpa lelahBurung cenderawasih ada di PapuaPantai Kuta ada di BaliKasih Ibu sepanjang masaBagaikan sinar sang mentariPantun Tentang Kasih IbuSebelum hujan ada tanda,awan hitam karena wahai ananda,inilah nasehat penuh nasehat bijaksana,untuk pedoman hidupmu olehmu Ayah Bunda,agar menjadi anak soleh turun Bumi basah,udara sejuk terasa mengandung dengan susah,balaslah dengan cinta ke ladang memetik ketan,pergi ke hulu naik lembut dalam perkataan,tingkah laku mestilah suara ayam bekisar,hinggap ia di atas ibu sangatlah besar,berjuang demi anak dengan tinggi mengawang-awang,tiada kerja masa depan anak Ibu berjuang,tak kenal siang dan di bawah bayang-bayang,menatap elang jauh anak yang nyawa hingga masuk ke dalam bubu,ikan gabus tidak olehmu sang Ibu,lebih dari dirimu Nasehat Menghormati AyahDuduk di singgasana tuan Raja,kancil bagai malam ayah bekerja,agar kita tak mekar dan merekah,bagus dipandang warnanya Ayah mencari nafkah,doakan agar rezekinya kemumu segar rasanya,disimpan dalam kotak olehmu nasehatnya,sebagai bekal di masa mekar berseri-seri,kancil memandang dari pergi pagi setiap hari,demi mendapat sesuap luas tempatnya padi,padi dibawa dengan anak yang berbudi,pada Ayah kita berjalan dengan lamban,menuju ibukota Ayah adalah kewajiban,yang tercantum dalam al timur amat jelita,berpendar indah hati Ayah kita,dengan belajar pagi sudah berpijar,ke wajah Bumi kita tekun belajar,Ayahpun pasti kemarin sudah basi,bercampur dengan ikan anak yang berprestasi,agar hatinya henti larinya,kaki kancil merasa akan bahagia,bila engkau rajin ke Tanjung Pinang,ramai orang di batu pasti akan senang,bila melihatmu jadi anak ayam memakan lipan,cepat sekali demi masa depan,agar hidupmu datang hari raya,banyak orang yang hidupmu bahagia,bahagia pula hati amat jerniah airnya,tempat bersarang si perintah darinya,jangan suka tinggi si elang sakti,hinggap ia dipohon anak yang berbakti,kata-katanya engkau apa minyak jelantah,untuk dicampur dengan engkau suka membantah,pastilah Ayah akan turun ke tanah rawa,mencari ikan dapatnya kepada orang tua,adalah jalan menuju pasar membel ikan belida,ikan belida sedap Ayah masih ada,jangan berlaku matang tolong petikan,akan dimasak dengan setiap sholat kita doakan,agar Ayah mendapatkan Pekerjaan IbuMenulis adik di atas meja,Tangannya penuh dengan Ibu banyak bekerja,mari bantu sebisa hendak membuat sapu,Banyak-banyak kumpulkan kita membantu Ibu,Ibu senang kitapun habis dimakan panda,Panda tajam gigi dan Ibu sebuah tanda,Anak yang berbakti pada orang rasanya air tebu,Sangat segar hingga belajar membantu Ibu,Ibu senang kita minggu pergi ke kemah,Bawa tali jangan menyapu rumah,Bersih rumah nyamanlah panas pakailah topi,Cahaya panas amat rumah agar rapi,Letakan barang pada hati langitpun merah,Duduk memandang alangkah buat Ibu marah,Taatilah segenap Kepada Orang TuaAsam rasanya air cuka,Tercampur dengan air orang tua jangan durhaka,Lebih lebih kepada gunung melayah-layah,Dari jauh putih ibu bersusah payah,Mengandung kita berbulan warnanya badan lutung,Tak seperti badan si Ibu Bapak tak terhitung,Alangkah banyak tiada elang memburu kancil,Kancil hilang di tepi kita semenjak kecil,Diasuh sepenuh besar bambu betung,Tumbuhnya di tanah berbakti pasti beruntung,Di dunia dan di si anak rusa,Membuat iri para durhaka pasti disiksa,Di dunia sudah ke Selat Malaka,Kaki tersandung jadilah saja kita durhaka,Tuhanpun pasti akan hutan terdengar ribut,Rupanya tupai berubut lemah lembut,Jangan sekali-kali berjalan beriring beruntun,Hari kemenangan sedang hadapannya bersikap santun,Jangan lupa banyak Ibu Yang KusayangSiapa punya selendang mayang,Dialah putri dari orang yang paling sayang,Dialah ibu selalu penuh kering mudah patah,Kapuk putih dari manapun kaki melangkah,Pada Ibu selalu batik kain kebaya,Kancil lari ke dekat Ibu selalu bahagia,Sehat selalu ke akhir kota mangga,Bambu kebun dibuat berkorban jiwa dan raga,Moga Ibu masuk ke haji membeli sorban,Kota Bogor banyak banyak Ibu berkorban,Tak mungkin aku Ibu dan AyahSiapa suka makan tomat,Tomat sayur bukan orang yang harus dihormat,Itulah Ibu dengan tanda sapi pedati?Membawa gerobak jalan tanda anak berbakti?Kepada Ibu selalu raja mengembara,Dari gunung hingga lembut-lah saat bicara,Apalagi di depan ibu dan kecil main layang-layang,Pergi ke lio membakar sayang seribu kali sayang,Yang di sayang Ibu tua mudah patah,Burung bertelur ada bekerja mencari nafkah,Siang malam demi hari IbuIkan sungai masuk ke bubu,Bambu tajam dibuat selamat hari Ibu,Jasa-jasamu terkenang kelambu di pasar raya,Kelambu indah bergambar hari Ibu untuk semua,Semoga Ibu bahagia klepon campur kelapaAgar sedap semua Ibu jangan dilupa,Kan terkenang sepanjang pandai bukan sakti,Hanya tekun pada Ibu selalu berbakti,Itulah jalan menuju bahagia hitam terasa sendu,Manis air dari Ibu selalu rindu,Terkenang selalu dalam Pujian Kepada Orang TuaOnta bukan sembarang onta,Onta dari Saudi bukan sembarang cintaCinta ibu tiada sorban putih warnanya,Dalam kereta anak berkorban untuk anaknya,Rela menderita agar anak tebu jauh di lembah,Bunga melati mulai Ibu hargai ayah,Agar hidup selalu bayi dalam kelambu,Bulan datang alangkah tunduk kepada Ibu,kan ditinggikan motor beroda dua,Melaju menuju pasar raya,Wanita terbaik di atas ibu kita puasa membuat ketupat,Bersilaturahmi ketika hari raya,Ibu merupakan sosok malaikat,Yang nyata dihadapan mata kumuh langsung dicuci,Jemurkan semenjak pagi hari,Tak ada alasan untuk membenci,Kepada ibu selalulah dalam berwarna biru,Anak nelayan menangkap ikan,Kasih sayang dari ibu,Abadi hingga akhir mahkota di atas kepala,Putihlah rambut ketika tua,Tiada cinta diatas cinta,Melebihi cinta ibu pada lilin dikala senja,Jagalah jangan sampai meredup,Siapa wanita yang rela segalanya?Tentulah ibu sang pelita pagi di hari Minggu,Bersihkan halaman dengan sapu,Tiada manis melebihi madu,Tiada wanita sebaik berburu ke dalam rimba,Badan gatal kena benalu,Kaulah cinta sepanjang masa,Ibuku di mimpi dan ke Pekanbaru,Jangan lupa membeli duku,Andai semua dunia membencimu,Ibulah tempat untuk kena pisau amat menyayat,Obatilah ia dengan segera,Jagalah ibu sepanjang hayat,Dalam hidup dan Ibu TerbaikTerbang berkelompok burung layang,Pergi ke laut berburu ikan,Siapa orang yang paling sayang,Dialah ibu selalu penuh jatuh busuk sebelah,Sebelum dimakan dicuci dahulu,Ke manapun kaki melangkah,Pada Ibu selalu ku minggu pergi ke kota,Untuk bertemu sanak saudara,Moga Ibu selalu bahagia,Sehat selalu ke akhir pertama bulan puasa,Bertemu dengan kawan lama,Rela berkorban jiwa dan raga,Moga Ibu masuk ke pagi dengan ketan,Buat kopi dengan gula,Betapa banyak Ibu berkorban,Tak mungkin bisa Jakarta naik kereta,Sampai stasiun dijemput mertua,Cinta bukan sembarang cinta,Cinta ibu tiada Padang ada Masjid Raya,Sholat disana di hari Selasa,Rela berkorban untuk anaknya,Rela menderita agar anak tidur pasang kelambu,Matikan lampu yang menyala,Siapa tunduk kepada Ibu,kan ditinggikan cerah berwarna biru,Jadi merah ketika senja,Surga dibawah telapak kaki ibu,Untuk itu hormatilah hari makan semangka,Campur dengan es dan gula,Hati ibu sungguh mulia,Kasihnya membawa ke bola memakai sepatu,Rumput lapangan hinau warnanya,Terima kasih padamu ibu,Telah membesarkan sepenuh Australia ada Kangguru,Jalan melompat sangatlah lucu,Ibu begitu indah telapak kakimu,Di sanalan tempat kopi sambil baca koran,Setelah itu langsung sarapan,Ibu, Rasa lelah mampu kau tahan,Demi anakmu engkau rela bakti masyarakat desa,Semua hadir riang gembira,Kasih ibu sepanjang masa,Yang tak terbayar pagi di hari minggu,Untuk pergi bekerja ke sawah,Walau aku sering mengecewakanmu,Kasih ibu tetap malam mati lampu,Semua jadi terlihat gelap,Setiap malam ibu menimang aku,Agar tidurku begitu panas banyak debu,Pakai masker jangan sampai terbau,Kasih sayang seorang ibu,Selalu abadi sepanjang kota banyak bulu,Bentuknya lucu dan sangat jinak,Aku sangat bangga padamu ibu,Walau lelah kau tetaplah ke sungai berbatu-batu,Untuk itu pakailah sepatu,Terima kasih atas kasihmu,Yang tak terhingga sepanjang kamu berolahraga,Agar sehat jantung dan paru-paru,Aku mencintaimu wahai Mama,Dalam sadar dan ke Danau Toba,Jangan lupa naik perahu,Untuk Ibu kukirimkan do’a,Dan selamat Hari memanjat pohon mangga,Mangga jatuh busuk sebelah,Kasih sayang Ibu sungguh kurasa,Kehangatannya tak bisa terompet berwarna biru,Tumbuh subur dekat batu,Hari ini adalah harimu,Happy Mother’s Day ibukota datang ke desa,Banyak orang terkagum-kagum,Cinta kasih ibu sepanjang masa,Selamanya manis dan makanan dalam kulkas,Untuk dimasak esok hari,Kasih Ibu memang Ikhlas,Tak ada yang mampu habis jangan lupa dicas,Letakkan ia di atas meja,Tiada sesal meski tak terbalas,Yaitu hati Ibu yang penuh cinta,Anak nelayan menangkap ikan,Pulang ketika hari senja,Selamat hari ibu aku ucapkan,Untukmu wanita terbaik dalam ke Pantai Kuta,Anak Bali menari-nari,Kasih Ibu sepanjang masa,Bagaikan sinar sang tamasya ke Jakarta,Jangan lupa singgah di Kota Tua,Selamat hari ibu se-Indonesia,Untuk seluruh ibu dimanapun hari makan ketan,Minumnya es kelapa mudaHari ini aku ucapkan,Selamat hari ibu yang kecil pergi ke sawah,Sampai disana celananya basah,Siang dan malam kasih kau curah,Kini saatnya kita berpisah.*** ***Siang hari bermain layang,Layangan putus ke langit biru,Selamat jalan ibuku sayang,Semoga surga ada padamu.*** ***Ke pasar Bukittinggi naik bendi,Singgah sejenak di Ramayana,Untukmu ibu yang telah pergi,Tenanglah engkau di alam sana.*** ***Pulang dari hutan ketika senja,Kedap-kedip si kunang-kunang,Selamat jalan ibu tercinta,Jasamu akan selalu ku kenang.*** ***Perlibur panjang ke Jakarta,Esoknya pergi ke Kota Tua,Ibu pergi untuk selamanya,Tinggal kenangan dan ajarannya.*** ***Malam hari mencari mangsa,Kelelawar tidur di siang hari,Selalu terbayang di pelupuk mata,Sosok ibu yang telah pergi.*** ***Ketika masa libur tiba,Aku mengunjungi rumah saudara,Hari ini masanya tiba,Ibu berlalu untuk selamanya.*** ***Awan cerah berwarna biru,Setelah hujan muncul pelangi,Do’a dan tangis mengiringi pergimu,Wahai ibu yang aku sayangi.*** ***Pergi rekreasi ke Pantai Kuta,Berdiri tegak si Mercusuar,Semakin jauh aku berada,Semakin rindu ibu membesar.*** ***Ketika hujan mulai menghadang,Segeralah ambil payung,Tak sabar rasanya ingin pulang,Memeluk ibu yang ada di kampung.*** ***Ke sekolah pergi belajar,Guru menulis dengan kapur,Rindu pada ibu kian menjalar,Menusuk kalbu mengganggu tidur.*** ***Masak ayam dengan kentang,Untuk makan ketika malam,Hanya wajah ibu yang terbayang,Disetiap siang dan malam.*** ***Mandi subuh di pagi buta,Setelah itu langsung sarapan,Ibu menjadi sosok utama,Yang selalu aku rindukan.*** ***Sebelum tidur pasang kelambu,Semoga terlelap dalam mimpi,Setiap berpisah denganmu ibu,Rindu menghantam menusuk nadi.*** ***Pergi ke sungai mencari rebung,Untuk dimakan di malam sabtu,Tak sabar rasanya pulang kampung,Ingin mencium dan menggendong ibu.*** ***Jalan-jalan ke Danau Toba,Jangan lupa naik perahu angsa,Ibuku sayang ibuku rindu,Terpatri di hati sepanjang masa.*** ***Akhir KataNah, itulah kumpulan pantun untuk ibu dan ayah tercinta. Semoga kumpulan bait Pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menjadi referensi teman-teman semua. Sekian yang dapat saya sajikan sampai jumpa lagi di ulasan pantun yang lainnya. Rh29.