Hari-hari Surti dilaluinya dengan ketabahan. Jangankan untuk membeli busana untuk anaknya, untuk makan hari-hari waktu tetapi sulit, menu makan anaknya tetapi cadel melulu, jarang sekali makan ikan atau ayam. â Jika membeli iwak maupun ayam maka duit yang tersisa hanya puluhan mili sekadar. Itu bukan akan cukup sebulanâ Kata Surti. Kebiasaan Surti jika mendapat uang antaran, dia akan memborong sembako lakukan beberapa minggu. Beras, telor, sakarosa, indomi, minyak manis dan minyak persil. Untuk jajan anak- momongan Surti, dia berhutang ke warung jiran sebelah rumah. Anak- anak Surti selalunya beli air senggang dan gendar. Sekiranya tidak diberi jajan, maka tak sampai hati ibu warung. Hutang jajan juga dibayar layak gajian suaminya. Suatu tahun anak Surti nan kembar demam, anaknya tak mau makan dan hanya merengek saja. Surti tidak n kepunyaan uang buat membeli remedi untuk anaknya. Ibu warung lah nan meminjamkanuang untuk membeli obat demam anak Surti. Setelah sembuh sakitnya adek kembar, gantian pula kakak sikembar nan sekolah SMU memilin, sepertinya tali perut buntu nya kambuh. Si kakak menahan sakit sambil memandikan adik- adiknya di sore hari. Surti mamang memikirkan guncangan anaknya. Dia nanar jikalau sakit anaknya bertambah parah. Kesannya dia meminjam uang lagi dengan tetangga nan bukan. DISCLAIMER Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis maka dari itu user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya maka dari itu user/pencatat. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas keadaan hal yang bisa ditimbulkan berbunga penerbitan kata sandang di website ini, namun setiap orang bisa mengangkut surat tuduhan yang akan ditindak lanjuti maka dari itu pengelola sebaik kali. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten nan tak seharusnya ditayangkan di web ini. Laporkan Penyalahgunaan Source
âTau ga? Ternyata si A itu orangnya suka gaul, lho. Pinter ngomong dan terbuka. Berarti dia itu ekstrovert, ya.â âMasa? Kalau menurutku malah dia itu introvert. Orangnya agak diem. Senengnya di rumah doang. Suka privasi, deh, pokoknya.â Hingga saat ini, banyak tulisan yang telah mengulas tentang dua kutub kepribadian ini ekstrovert dan introvert. Dua istilah klasifikasi kepribadian ini pertama kali dipopulerkan oleh Carl Jung . Pengukuran kepribadian ini seringkali dilakukan secara kaku. Mereka yang suka bergaul masuk ke dalam kutub ekstrovert. Dan mereka yang senang menyendiri masuk ke dalam kutub introvert. Titik. Tanpa koma. Padahal sesungguhnya, pengukuran ekstrovert-introvert itu seperti sebuah spektrum. Kalau diibaratkan, si ekstrovert berada di sebelah kanan dan si introvert berada di sebelah kiri. Lalu, bagaimana dengan mereka yang berada di antara kedua kutub tersebut? Mereka yang masuk ke dalam zona tengah ini dikenal dengan sebutan ambivert , seperti yang dibahas dalam The Wall Street Journal. Nah, si ambivert ini seringkali terlupakan. Di saat banyak orang mendiskusikan si ekstrovert dan si introvert, mereka yang ambivert merasa bingung. Karena mereka tidak merasa benar-benar ekstrovert dan tidak sepenuhnya introvert. Banyak dari mereka, para ambivert, mengalami pergumulan batin seperti yang terpapar di bawah ini. 1. Kamu merasa nyaman berada di tengah kerumunan orang yang ramai. Tapi, kamu cenderung hanya mengamati dan tidak melakukan yang introvert biasanya akan merasa tidak nyaman dan membuat barikade pengaman jika harus berada di tengah sebuah kerumunan. Sedangkan kamu, sama seperti ekstrovert, tidak merasa gelisah bila harus berada di suatu tempat yang dipadati oleh khalayak ramai. Hanya saja, kalau orang ekstrovert biasanya menikmati situasi tersebut dengan memulai percakapan dengan orang baru. Kamu justru menikmatinya dengan hanya sekadar mengamati sekitarmu saja. Kamu, sama seperti introvert, tidak berinisiatif untuk melakukan interaksi terlebih dahulu. 2. Kamu bisa merasa lelah setelah banyak bersosialisasi. Dan juga merasa gerah bila terlalu lama ekstrovert akan merasa hidup dan bersemangat apabila mereka bertemu dan berkomunikasi dengan orang lain. Dan akan merasa sangat suntuk jika mereka hanya berdiam diri sendirian. Sebaliknya, orang introvert justru mendapatkan energinya dari kesendirian dimana mereka bisa asyik bergelut dengan pikiran mereka sendiri. Kamu yang ambivert, berdiri di antara keduanya. Kamu akan merasa jengah bila terlalu lama sendirian. Karena kamu juga membutuhkan adanya komunikasi dengan orang lain. Tapi, bersosialisasi dengan orang lain dalam kurun waktu yang lama juga bisa membuatmu merasa lelah dan kehabisan energi. Kalau kamu sudah merasa seperti ini, berarti sudah waktunya bagimu untuk kembali ke duniamu sendiri dan mengecas ulang bateraimu yang sudah hampir mati. 3. Kepribadianmu bisa berubah tergantung dengan siapa kamu ambivert itu fleksibel. Kamu mampu menggeser kepribadianmu sesuai dengan siapa kamu bertukar kata. Kalau kamu sedang berbicara dengan si ekstrovert, maka kamu akan lebih berperan sebagai lawan bicara yang introvert. Kamu akan membiarkan mereka bercerita dan kamu akan lebih mendengarkan dengan setia. Sedangkan jika kamu berhadapan dengan si introvert, maka kamu akan melakoni si pribadi yang ekstrovert. Kamu akan mengambil posisi yang lebih banyak berbicara, sementara mereka akan duduk manis dan menyediakan telinga. Dalam peran yang manapun, kamu si ambivert tidak akan merasa janggal. 4. Kamu bisa berkompromi dengan pembicaraan ringan dan basa-basi. Namun, kamu akan lebih tertarik ketika terlibat dalam percakapan yang mendalam dan yang ambivert tidak merasa malas meladeni sebuah pembicaraan kecil dan ringan, yang mungkin hanyalah sebuah basa-basi. Apa yang sedang terjadi di dalam dunia musik sekarang ini? Apa drama Korea yang lagi hits akhir-akhir ini? Kamu bisa ikut berbincang dan menikmati soal semua itu. Tapi, kamu akan merasa jauh lebih bersemangat ketika percakapan tersebut mulai merujuk pada sebuah topik yang spesifik. Topik yang lebih mendalam dan sesuai dengan minatmu. Kamu lebih tertarik pada percakapan yang berbau filosofi. Sebuah percakapan yang membahas tentang kehidupan. Orang ambivert itu, seperti si introvert, biasanya adalah seorang deep conversationalist. 5. Dalam sebuah komunikasi, kamu tak selalu diam dan tak senantiasa bersuara. Kamu hanya menunggu waktu yang tepat tidak selalu diam seperti si introvert. Tapi, tidak juga senantiasa bersuara seperti si ekstrovert. Orang ambivert umumnya intuitif. Jadi kamu, si ambivert, tahu kapan saatnya harus angkat bicara dan kapan saatnya harus diam dan mendengarkan. Kamu akan melakukan keduanya secara bergantian di waktu yang tepat. 6. Bagimu, berkenalan dengan orang baru itu boleh-boleh saja. Berada di tempat baru juga baik-baik saja. Tapi, berkenalan dengan orang baru di tempat yang baru itu baru luar itu seperti si ekstrovert yang suka dengan suasana baru. Tapi, juga seperti si introvert yang butuh sesuatu yang familiar. Makanya ketika kamu ingin pergi ke suatu tempat yang baru, kamu akan lebih suka pergi dengan orang yang sudah kamu kenal. Dan jika kamu harus berkenalan dengan orang baru, kamu akan memilih untuk bertemu di tempat yang kamu sudah akrab. Berkenalan dengan orang baru di tempat yang baru akan terasa berlebihan dan membuatmu merasa kurang nyaman. 7. Kamu agak sulit memilih rencana akhir pekan. Pergi ke sebuah pesta mewah atau bergelut sendiri di rumah. Di antara keduanya, tidak ada lagi, kamu bisa menjadi si ekstrovert yang terangsang oleh stimulasi dari luar. Dan juga bisa menjadi si introvert yang terangsang oleh stimulasi dari dalam. Jadi untuk urusan memutuskan rencana di akhir pekan, kamu akan merasa cukup kesulitan. Pergi bersosialisasi ke luar atau bermalas-malasan di rumah, kamu suka dengan dua-duanya. Jadi ujung-ujungnya, kamu biasanya akan memutuskan berdasarkan pada mood yang sedang kamu rasakan. Tapi biasanya kalau kamu ingin pergi, kamu akan melontarkan pertanyaan ini âNanti yang datang ada siapa saja?â 8. Kadang kamu terlihat ambigu. Bergaul dengan mereka yang ekstrovert dan menepi bersama mereka yang introvert. Kamu bisa menyesuaikan bisa berbaur dengan para introvert dalam sebuah klub pecinta buku. Kamu juga begitu leluasa bercengkerama dengan para ekstrovert dari jurusan ilmu komunikasi. Kamu para ambivert mampu beradaptasi dengan mudahnya di setiap komunitas. Bukannya tidak konsisten, melainkan kamu bisa memahami masing-masing dari mereka. Jadi, tidak heran kalau teman-temanmu tidak hanya terpaku pada salah satu kubu. 9. Soal pekerjaan, kamu juga tidak begitu ambil pusing. Buat kamu, pengerjaan proyek secara berkelompok atau individu itu tidak ada ambivert tidak memiliki preferensi tersendiri mengenai cara penyelesaian sebuah proyek. Kalau orang ekstrovert biasanya lebih memilih untuk mengerjakannya secara berkelompok. Sedangkan orang introvert cenderung lebih suka untuk menyelesaikannya secara individu. Tapi buat kamu yang ambivert, dua opsi ini tidak memberikan dampak yang berbeda. Bukannya bersikap apatis. Tapi, berkelompok ataupun individu, kamu tetap dapat mengerjakannya secara optimal. 10. Kesimpulan dari semua itu, kamu bingung menentukan apakah kamu termasuk ekstrovert atau introvert. Karena sesungguhnya, kamu memang merupakan pergumulan batin yang paling signifikan. Kamu, dan juga teman-temanmu, bingung menentukan apakah kamu ekstrovert atau introvert. Kamu mempunyai kualitas si ekstrovert. Tapi, kamu juga memiliki ciri-ciri si introvert. Kadang kamu menjadi si ekstrovert yang senang sosialisasi. Kadang kamu adalah si introvert yang suka dengan privasi. Tenang saja! Kamu tidak labil, kok. Karena kamu memang dua-duanya. Kamu = si ambivert Meskipun berada di antara dua labelâ kepribadian dan kadang terlihat ambigu, seorang ambivert tetap mempunyai keunggulan. Berdasarkan Journal of Psychological Science, penelitian yang dilakukan oleh Adam Grant menyimpulkan bahwa orang-orang ambivert merupakan sales people yang handal dan sukses. Jadi untuk urusan jual-menjual, kamu para ambivert terbukti mempunyai keahlian yang lebih mumpuni dibandingkan mereka yang ekstrovert dan introvert. Karena kamu yang ambivert tahu pentingnya keseimbangan antara berbicara dan mendengarkan. Kamu paham dengan benar kapan harus maju dan melakukan persuasi, serta kapan harus berhenti dan mendengarkan dengan teliti. Artikel ini terinspirasi dari laman Lifehack. Artikel aslinya dapat dilihat di sini dan di sini.
Ko: âmaaf mengganggu istirahat bapak dan ibu, saya juga berasal dari Tuyun ,anak bapak Atk, saya ada mendengar kabar dari ibu saya tentang bapak yang masuk rumah sakit di sini.Makanya saya langsung ke sini. Saya kuliah di STT-GKE bu, ingin melakukan kunjungan doa untuk ibu dan bapak. (Ko melangkah dan mengulurkan tangan bersalaman dengan Ibu yang
Data Buku Judul Pertarungan di Pniel Penulis Cyprian Bitin Berek Penerbit Perkumpulan Komunitas Sastra Dusun Flobamora Cetak I, Maret 2019 Tebal 100 halaman ISBN 978-602-51631-4-2 Pertarungan di Pniel Menjelang subuh dia melenguh âYakub! Yakub! Sudah kau menang terhadap Allah. Sudah kautaklukkan dirimu ialah ketakutanmu sendiri.â Demikianlah kutipan salah satu bait dalam puisi âPertarungan di Pnielâ, karya Cyprian Bitin Berek. Puisi ini pernah dinominasikan untuk menerima Anugerah Kebudayaan 2006 untuk Media Massa dan Iklan dalam kategori âPuisi Terbaik Media Cetakâ dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata. Sebagai puisi yang dipilih untuk menjadi judul kumpulan puisi ini, secara tertentu, kita dapat melihatnya sebagai sebuah medan magnet pemaknaan, yang daripadanya puisi-puisi lain dapat dicerap dalam skema pemaknaan tertentu. Ulasan ini akan bergerak dari kecenderungan umum puisi-puisi Cyprian yang berkiblat pada tradisi Yahwista sebagai salah satu tradisi yang meredaksikan Pentateukh lima Kitab Taurat dalam tradisi Alkitab Perjanjian Lama. Kecenderungan sastra dan teologi Yahwista yang sangat menekankan relasi personal dan akrab antara manusia dan TUHAN YHWH kiranya dapat dipostulatkan sebagai siasat Cyprian dalam mengelola kondisi psikologis para tokoh Perjanjian Lama yang hadir dalam puisi-puisinya. Selanjutnya, dengan bantuan filsafat Sren Kierkegaard tentang eksistensialisme dan subjektivisme iman, kita akan memeriksa secara umum kecenderungan Cyprian yang menghidupkan pergumulan batin para tokoh dalam puisi-puisinya untuk membangun suatu rekonstruksi narasi sebagai sebuah pergumulan eksistensial berhadapan dengan Tuhan. Tendensi pada Tradisi Yahwista Kumpulan puisi Pertarungan di Pniel merangkum 51 puisi yang bertema biblis. Mayoritas puisi mengacu pada kisah-kisah dalam dunia Perjanjian Lama, terutama Kitab Kejadian Genesis. Sedangkan beberapa lainnya adalah narasi dalam Kitab Keluaran, Imamat, Raja-Raja, hingga kisah Injil dalam dunia Alkitab Perjanjian Baru. Berdasarkan penelitian yang mendalam, para ekseget ahli Alkitab menyimpulkan bahwa sekurang-kurangnya ada empat tradisi yang terlibat dalam penyusunan Pentateukh Kitab Taurat, yakni Yahwista Y, Elohista E, Priester Codex P, dan Deuteronomista D. Masing-masing tradisi ini memiliki kekhasan literer tertentu dalam menyampaikan kisahnya yang menggambarkan relasi manusia dengan Tuhan. Semisal, dalam tradisi Yahwista, cerita-cerita yang dibangun dilukiskan dengan sangat bervariasi dan hangat. Tuhan digambarkan sangat antropormofistis, sehingga terkadang kehadiran Tuhan dikisahkan begitu personal dan terlibat langsung dalam pengalaman konkret manusia. Tradisi ini juga disebut Yahwista karena merujuk pada penamaan Tuhan yang disapa âYHWHâ. Selain itu, ada juga tradisi Elohista yang merujuk pada penyapaan Tuhan dengan nama âElohimâ. Tradisi ini memiliki kekhasan literer yang agak pesimistis, dan menggambarkan Tuhan sangat transenden dan berjarak dari kehidupan manusia. Dua tradisi lainnya adalah tradisi Priester Codex atau tradisi Imam dengan corak penceritaan yang kaku, kronologis dan sistematis, serta tradisi Deuteronomista dengan gaya parenetis nasihat. Puisi-puisi Cyprian pada umumnya merupakan puisi yang menghidupkan dirinya dari kisah-kisah dalam Kitab Kejadian. Narasi memang merupakan bentuk sastra yang utama dalam Kitab Kejadian. Hal ini kemudian berdampak pada posisi siasat berpuisi Cyprian yang menggunakan bentuk narasi. Bentuk cerita yang paling banyak terdapat dalam Kejadian adalah saga. Saga berasal dari tradisi lisan yang menggabungkan tradisi dan imajinasi. Saga menjelaskan mengapa sesuatu ada sebagaimana adanya saga etiologis, mengapa sesuatu atau seseorang mempunyai nama tertentu saga etimologis, mengapa suku-suku berhubungan dengan cara tertentu saga etnologis, mengapa tempat-tempat atau tindakan-tindakan tertentu dianggap kudus saga kultis, atau mengapa lokasi tertentu mempunyai ciri khas saga geologis. Dalam Pertarungan di Pniel, mayoritas puisi mengacu pada teks Perjanjian Lama dengan tradisi Yahwista. Beberapa di antaranya, seperti âJam Terakhir di Edenâ, âAdam 1â, dan puisi-puisi lainnya tentang Adam, âKain 1â, dan puisi-puisi lainnya tentang Kain, âSeusai Pembunuhan 1â, âSeusai Pembunuhan 2â, dan lain-lain. Sangat sedikit jumlah puisi yang merujuk pada tradisi Elohista, seperti puisi âAbraham di Moriaâ dan tradisi Priester Codex, seperti puisi âGenesisâ. Untuk puisi-puisi dari tradisi Elohista dan Priester Codex pun, direkonstruksi oleh Cyprian dengan gaya narasi yang lebih menyerupai tradisi Yahwista. Puisi âPertarungan di Pnielâ adalah salah satu puisi yang mengacu pada teks Kejadian 32 22-33. Dalam terminologi semiotika intertekstualitas Riffatere, teks Kejadian 3222-33 adalah hipogram untuk teks puisi âPertarungan di Pnielâ. Pada umumnya, Cyprian taat pada alur narasi pada teks Alkitab. Namun, ia menyelipkan detail-detail yang memberi suspensi pada narasi puisinya. Berhadapan kami kini./Napas kami memburu./Darah kami membusa./Tak mungkin terus menjadi pengecut.// Bait ke-10 Yang menarik, Cyprian melakukan sebuah intralokasi pemindahan lokasi ke dalam diri terhadap lokasi pertarungan yang terjadi di tepi sungai ke dalam diri Yakub. Cyprian telah melakukan penafsiran baru terhadap teks dengan jalan pembatinan situasi pergumulan Yakub dengan Tuhan. Pertarungan dengan kuasa ilahi yang misterius dan menggetarkan tremendum direfleksikan secara baru sebagai pertarungan dengan diri sendiri. Pada bait terakhir, Cyprian menulis Namun dengan gerak tak terduga/dipelocokannya sendi pahaku, pincang./Tapi sudah kukalahkan ketakutan/juga binatang di dalam hatiku.// Dengan siasat ini, Cyprian tetap mempertahankan refleksi akan kemahakuasaan Allah dengan penyubjekan lawan bertarung Yakub, yakni dirinya sendiri. Cerita ini adalah bentuk saga etimologis, karena nama kota Pniel diasalkan pada pergumulan Yakub dengan Tuhan Ibr. Ś€Ö°ÖŒŚ ŚÖŒŚÖ”Ś; Pnuel dapat diartikan dengan âberhadapan muka dengan Tuhanâ. Selain itu, juga merujuk pada bentuk saga kultis karena kejadian dipelocokannya sendi paha Yakub kemudian menjadikan bangsa Israel memegang peraturan pantang kultis bahwa mereka tidak boleh makan daging pangkal paha untuk mengenang paha Yakub yang terluka. Pergumulan Eksistensial Seorang filosof eksistensialis religus Sren Kierkegaard merintis pemikiran tentang pergumulan hidup manusia yang menjadikannya khas dan istimewa, terutama dalam kaitannya dengan relasi personal manusia dengan Tuhan. Dalam karyanya Concluding Unscientific Postscript, Kierkegaard berbicara banyak tentang relasi subjektif individu manusia dengan Tuhan. Menurutnya, manusia harus masuk sampai pada tahap iman sebagai subjektivitas. Ia mengkritik pola beragama waktu itu yang abai terhadap dimensi interioritas personal iman manusia dengan Tuhan dalam kebatiniahan inwardness. Dalam skema eksistensialisme Kierkegard ini, puisi-puisi Cyprian dapat dibaca sebagai sebuah permenungan eksistensial berhadapan dengan narasi dalam teks-teks biblis. Cyprian memanfaatkan tokoh dalam Alkitab, seperti Adam, Kain, Yakub, Musa, dan lainnya sebagai tubuh yang memuat refleksi pribadi Cyprian berhadapan dengan pergumulan hidupnya. Jika diperiksa dengan teliti, kita akan menjumpai bagaimana pergumulan itu menjadi hidup dalam puisi-puisinya, khususnya berhadapan dengan negativitas pengalaman hidup. Puisi yang paling kuat mewakili pergumulan eksistensial adalah âAbraham di Moria.â Puisi panjang yang teridiri dari 18 larik ini mengeksplorasi sisi psikologis tokoh Abraham yang tengah bergelut dengan dilema keputusan berat dalam hidup, yakni cintanya pada Ishak dan ketaatannya pada Tuhan. Dalam teks Kejadian 221-19, sebagai hipogram puisi ini, kecemasan tidak hadir sebagai pergolakan batin Abraham berhadapan dengan perintah untuk mengorbankan Ishak. Menurut Kierkegaard, the missing thing dari kisah Abraham adalah kecemasan anxiety Abraham. Justru sisi kecemasan inilah yang dieksplorasi oleh Cyprian. Cypiran menulis Siapakah diriku, Tuhan?/Apabila anakku tunggal Kauminta kembali/adakah kuasaku memahannya?/Bolehkah onggokan kayu/ membantah pematung/yang menjadikannya indah?/Tuhan, inilah mezbah airmataku./Mazbah kasih untuk-Mu.// Puisi-puisi lain pun mengeksplorasi sisi psikologis tokoh Alkitab yang tidak tertulis dalam teks Alkitab, seperti dalam seri puisi tentang tokoh Adam dan Kain, misalnya. Bahkan, puisi tentang kain mencapai 9 puisi, yang diinterpretasi dari pelbagai sisi yang tidak hadir dalam Alkitab. Puisi âKain 5â, misalnya, menarasikan kisah tentang Kain dan istrinya, atau puisi âRomansa di Luar Edenâ yang menarasikan hubungan intim Adam dan Hawa di luar taman Eden pascapengusiran mereka. Secara umum, puisi-puisi Cyprian memang mengeksplorasi pergumulan batin tokoh-tokoh Alkitab berhadapan dengan pengalaman iman mereka. Siasat ini akhirnya menjadikan puisi-puisinya tampak hidup dan akrab dengan pergumulan hidup kita sehari-hari. Puisi yang Sedang Mencari Bentuk âDi tangan Cyprian, sejumlah kisah Alkitab terasa hidup dan mencair kembali. Sungguh menarik bahwa ia memperlakukan teks-teks tua itu sebagaiâmeminjam sebuah frasa dalam salah satu sajaknyaâpuisi yang sedang mencari bentukâ,â tulis Joko Pinurbo di komentar sampul. Siasat narasi dan eksplorasi pergumulan batin para tokoh Alkitab menjadi jalan yang mendukung Cyprian untuk mencairkan kisah-kisah yang kaku dan tua. Ia berhasil mendekatkan pergumulan tokoh-tokoh Alkitab ke dalam Lebenswelt dunia kehidupan kita yang akrab. Namun, kekuatan ini seakan meredup dalam beberapa puisi, khususnya dalam puisi-puisi akhir yang diambil dari khazanah Injil. Mungkin pembacaan Cyprian berhadapan dengan kisah Injil terasa lebih halus dan taat pada kisah-kisah Yesus. Pada umumnya, puisi-puisi ini merunut pada alur kisah dalam Injil. Dalam puisi âYeshua Ha Masiachâ, terasa pergumulan eksistensial ditutupi oleh pengakuan iman yang besar pada sosok Almasih. Mungkin saja, hal ini adalah bentuk eksplorasi berpuisi dari Cyprian sendiri, mengingat dari segi usia penulisan, puisi-puisi terakhir ditulis pada tahun yang cukup berjarak dengan puisi-puisi sebelumnya. Membaca puisi-puisi Cyprian memungkinkan kita memasuki panorama kisah-kisah purba dan berjarak dalam Alkitab secara lebih akrab. Dengan merekonstruksi narasi-narasi dalam Alkitab, Cyprian tengah memberikan kepada kita jalan alternatif untuk menikmati pergumulan eksistensial para tokoh Alkitab secara reflektif dan penuh ketegangan psikologis-eksistensial. Kita seakan melihat diri kita sendiri yang tengah bergelut, entah sebagai Adam yang diam di hadapan percakapan Ular dan Hawa, sebagai Kain yang terbeban dosa, atau sebagai Yakub yang mengalami pergolakan batin dalam kesepian yang asali. Author Recent Posts Seorang pegiat sastra di Komunitas Sastra Filokalia Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang dan anggota Komunitas Sastra Dusun Flobamora. Pernah diundang dalam Festival Temu Penyair Asia Tenggara 2018 di Kota Padang Panjang. Beberapa puisinya pernah di muat di Pos Kupang, Victory News, Bali Post dan Koran Tempo. Sedang mempersiapkan buku kumpulan puisi yang pertama. Latest posts by Giovanni A L Arum see all Pergumulan Eksistensial dalam Puisi Biblis - 24 August 2019
Penulis admin - Agustus 3, 2021. 547. 0. Facebook. di bilangan Jakarta Selatan, pria kelahiran Jakarta, 14 Desember 1986 ini mengaku panggilan tersebut tidak lepas dari pergumulan hidup yang pernah dialaminya. âTahun 2013 si pendeta justru mengetahui apa yang dialami Imanuel. Mulai dari pergumulan akan kesehatan mental hingga 5 Kunci Menang dari Pergumulan Bertekun dalam Pergumulan â Ringkasan Kotbah Gereja Reformasi Indonesia Coretan Mahasiswa Pergumulan dan Kesabaran â KAMAJAYA Scholarship PERGUMULAN HIDUP ORANG BENAR Gereja Murid Kristus BERIMAN dalam PERGUMULAN Part 1 Family First Indonesia Percaya Pada Tuhan, Pergumulan Diubah Jadi Berkat - SBU SIKAP ORANG PERCAYA DALAM MENGHADAPI PERGUMULAN GPIB Gideon Depok Positif Menghadapi Pergumulan - JerryTrisya Apa Pergumulan Terbesar Anda? Doa di Tengah Pergumulan ~ Murid Sejati PERGUMULAN HIDUP - Andalkan Tuhan Dalam Pergumulan Hidup Agar Kita Tak Larut Dalam Masalah - Sebuah Pergumulan yang Berat Renungan Kristiani 4 Pergumulan yang Kita Hadapi dalam Pelayanan â The Light Team" MENGHADAPI PERGUMULAN HIDUP 4 Pergumulan yang Mungkin Dihadapi oleh Pendeta Gerejamu Lebih Daripada yang Kamu Pikirkan â PUISI Pergumulan â PENDOA SION 30 LAGU-LAGU SAAT MENGHADAPI PERGUMULAN HIDUP - HIDUP KRISTEN Article HM MINISTRY Pengharapan di Tengah-Tengah Pergumulan Hidup e-Artikel 5 PUJIAN TERBAIK SAAT MENGATASI PERGUMULAN LIRIK - YouTube Doa Mohon Allah Mendengarkan Doa Kita Doa dalam pergumulan hidup yang berat â Bawalah segala pergumulan hidup Santapan Rohani PENYESUAIAN SIKAP HATI MENGHADAPI PERGUMULAN HIDUP Doa Dalam Pergumulan - YouTube PERGUMULAN HIDUP ORANG BENAR⊠- Renungan Harian Kristen Facebook Makin Tertekan Makin Berkemenangan Solusi Praktis Mengatasi Kesulitan Dan Pergumulan Hidup Orang Percaya Rubin Adi Abraham - pergumulan hidup Jual Produk Pergumulan Hidup Orang Termurah dan Terlengkap Oktober 2021 Bukalapak Beriman Teguh di Tengah Pergumulan Hidup KOMUNITAS WARGA KRISTEN 20 JAWABAN TUHAN ATAS PERGUMULAN HIDUP Renungan & Firman Tuhan - Ayat Pengharapan Dalam Pergumulan - YouTube Warrior Bride Of Christ Indonesia - MENGAPA KITA BERDOA? Kolose 42 âBertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.â Di waktu-waktu ini kita disarankan untuk lebih banyak berdoa. Ada BERIMAN dalam PERGUMULAN part 3 Family First Indonesia Doa Dalam Pergumulan Iman, Doa, Tuhan Pergumulan Chelsea Immanuel auf Twitter âEngkau Tau Tuhan, setiap pergumulan di hidup ku, tanpa kekuatan dr Mu aku engga akan sanggup. Carilah Pertolongan Kepada Tuhan Saat Pergumulan Hadir â 4 Pergumulan yang Kita Hadapi dalam Pelayanan â Persekutuan Oikumene 2 Arti Kata Pergumulan di Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI di TENANG DITENGAH PERGUMULAN - PPHKI Cara Menyelesaikan Pergumulan Hidup Yang Berlarut-larut Penyerahan Yang Benar Dalam Menghadapi Pergumulan. Forum Kristen Online 20 LAGU ROHANI SAAT MENGATASI PERGUMULAN - LIRIK LAGU KRISTEN Pergumulan Batin Kita â GKI KARANGSARU Ayat Alkitab dalam Menghadapi Pergumulan Pergumulan - STEMI Pemuda Renungan Saat Teduh Mazmur 61-4 Ayat Alkitab Tentang Pergumulan - Agung Raditia W KUATKAN IMAN DALAM PERGUMULANâ - MAZMUR 46 1 - 12 + Audio - Dodoku GMIM Bertahan Dalam Pergumulan Hidup sebagai Orang Kristiani - Katedral Pangkalpinang Pergumulan dalam Tuhan Lagu Rohani Kristen Saat Menghadapi Pergumulan - Insight Tour đŒ Pergumulan adalah awal⊠- KATA-KATA PENUH BERKAT Facebook Pergumulan Halaman 1 - Baik dalam pergumulan maupun sukacita, penyertaan, kasih, dan anugerah Allah terbukti cukup. Santapan Rohani Doa dalam pergumulan - YouTube Pergumulan Hidup â Life Quotes Awal dari Sebuah Pergumulan Kesaksian Kasih Allah 25 Lirik Lagu Rohani Kristen Tentang Mengatasi Pergumulan - YuKristen Apakah pergumulan hidup si penulisâ - Pedoman dan Inspirasi KeHidupan â Kemuliaan Dibalik Pergumulan & Penderitaan..â Pencobaan Hidup Ujian, Pergumulan Orang Kristen â Masalah Mengantarkan Pada Ketenteraman Hati Dan Kreativitas â menang BERSAMA LAGU ROHANI KRISTEN SAAT MENGHADAPI PERGUMULAN, MASALAH DAN MENUJU MUKJIZAT - YouTube Rohani, Lagu, Kristen Renungan Harian - TERLIBAT DALAM PERGUMULAN SESAMA Dimana Allah pada saat kita menghadapi pergumulan hidup? Afen Sena â Pergumulan dan Kerumunan Kata Di Antara Titik dan Koma Halaman Moeka Publishing Motivasi kristen - Apa yang menjadi pergumulan mu saat ini. . Apapun yang menjadi pergumulan mu, saat ini.. Tetaplah berdoa dan andalkan Tuhan.. . Ada kekuatan dan pertolongan.. Amin. Facebook Bersyukurlah, Karena Nafas Hidup Lebih Penting Dari Pergumulan Hidupmu Motivasi-Kristen - Motivasi - Kristen Iman, Budaya, dan Pergumulan Sosial - OBOR 2 Arti Kata Pergumulan - Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI - Kemenangan dalam Pergumulan" - GKI Beringin, Semarang podcast Listen Notes pergumulan â Serambi Jeffry Sudirgo Cara Menghadapi Pergumulan â Tumbuh Benar Doa Kristen Dalam Pergumulan Bisa Dicek Dalam Mazmur 61-10 - ۧÙÙŰłÙ pergumulan ŰčÙÙ ŰȘÙÙŰȘ۱ Doa Kristen Sebelum Tidur Dan Doa Pergumulan Berdasarkan Alkitab - Agung Raditia W Menang Atas Pergumulan Hidup - Dogmatika Kristen PENYESUAIAN SIKAP HATI MENGHADAPI PERGUMULAN HIDUP Listen to Lagu Rohani Menguatkan Saat Dalam Pergumulan 2021 Lagu Rohani Kristen Terbaru 2021 Terpopuler by elchristys in Andre playlist online for free on SoundCloud Seberat Apapun Pergumulan Hidupmu, Ingatlah Ada Tuhan Tempat Untuk Bersandar ANTARA PERGUMULAN DAN PENYERAHAN tak ada lagi pergumulan Wahyu 21 1-4 nandohotang 8 SELF HEALING VERSI ARCHA BELLA MENGHADAPI PERGUMULAN KEHIDUPAN - ARCHA BELLAâS ADVENTURE PERGUMULAN PANJANG YANG MELELAHKAN Lagu Pergumulan Paling Menyentuh Hati Lagu Rohani Terpopuler Sepanjang Masa - YouTube COVID 19 SEBAGAI PERGUMULAN EKSISTENSIAL MANUSIA DALAM EKSISTENSIALIME SĂREN KIERKEGAARD â Betang Filsafat Jual Ebook Pergumulan Kerumunan Kata Diantara Titik dan Koma - Kab. Tangerang - CSAS Indonesia Tokopedia HIDUP DALAM MASYARAKAT DENGAN PRINSIP KRISTIANI - ppt download PENYANGKALAN IMAN DALAM PERGUMULAN & TANTANGAN Lukas 2254-62 - DEAR PELANGI Doa dalam pergumulan KASKUS 43 Doa dalam pergumulan â Podcast on Instagram with Daniel Richard â Podcast â Podtail Pergumulan Kita - Home Facebook Satu pergumulan adalah sa⊠Quotes & Writings by christianarmy_ YourQuote Struggles Pergumulan-Pergumulan - Mengikut Yesus di Dunia yang Terpusat pada Selfie Jual Buku Pergumulan Individu Dan Kebatiniahan Menurut Soren Kierkegaard oleh Eugenita Garot - Gramedia Digital Indonesia Arti kata pergumulan dalam kamus Indonesia-Inggris. Terjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris - Kamus lengkap online semua bahasa NIETZSCHE Sebuah Catatan Pergumulan dan Bentrokan Buku Pergumulan Mengerti Kehendak Allah Tafsiran Habakuk Shopee Indonesia Hidup dalam kesatuan Dikuatkan dalam pergumulan - Faithlife SermonsMenikmatiPergumulan Hidup Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Saling berlawanan itulah hukum keseimbangaKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pergumulan Hidup BaikYudha Adi Putra02/08/2022 2350 Jalan akan terus bergantiSuka dan duka membawa warnaLama tidak berselangPerlahan untuk semua yang dilakukan Gaung persahabatan menjadi pilihanSoal waktu untuk dinikmatiPerang dalam berbagai keberagaman 1 2 Lihat Puisi Selengkapnya